DIGTALPOS.com, Bontang – Cuaca di Kota Bontang dalam sepekan ke depan diperkirakan cenderung stabil, dengan dominasi langit berawan yang menyelimuti hampir seluruh wilayah. Kendati tak menunjukkan potensi cuaca ekstrem, masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan kondisi yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama potensi hujan ringan di beberapa waktu tertentu.
Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, periode Minggu (3/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026) menunjukkan pola cuaca yang relatif seragam di tiga kecamatan utama, yakni Bontang Utara, Bontang Selatan, dan Bontang Barat. Kondisi berawan diprediksi mendominasi sepanjang hari, baik pada pagi, siang, maupun malam.
Di Kecamatan Bontang Utara, suhu udara berada pada kisaran 23 hingga 30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yakni antara 65 hingga 98 persen, berpotensi membuat udara terasa lebih gerah, terutama saat pagi dan malam hari. Kondisi ini juga dapat memicu rasa tidak nyaman bagi sebagian warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, Bontang Selatan diprediksi menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, mencapai 31 derajat Celsius. Rentang suhu di kawasan ini berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 69 hingga 98 persen. Meski cuaca didominasi awan, potensi hujan ringan tetap ada dan bisa terjadi secara tiba-tiba, khususnya pada sore hingga malam hari.
Adapun di Bontang Barat, suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 67 hingga 98 persen. Kondisi langit berawan yang konsisten membuat intensitas panas matahari tidak terlalu menyengat, namun udara lembap tetap perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi daya tahan tubuh.
Secara umum, cuaca berawan ini dinilai cukup mendukung berbagai aktivitas masyarakat, baik di sektor pekerjaan, pendidikan, maupun kegiatan sosial. Tak adanya indikasi cuaca ekstrem seperti hujan lebat atau angin kencang menjadi kabar baik bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Kendati begitu, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga kesehatan, terutama dengan memperhatikan asupan cairan dan menjaga kebugaran tubuh di tengah kelembapan udara yang tinggi. Selain itu, warga juga disarankan untuk rutin memantau pembaruan informasi cuaca guna mengantisipasi perubahan yang bisa terjadi secara mendadak. (*)













