DIGTALPOS.com, Muara Badak – Komitmen aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan. Unit Reskrim Polsek Muara Badak berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wilayah Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dalam operasi yang digelar pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, dua pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran narkotika berhasil diamankan.
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah atas maraknya aktivitas transaksi narkotika di Desa Batu-Batu. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas dengan melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan. Setelah beberapa waktu melakukan pemantauan, kecurigaan petugas mengarah pada dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor di Jalan Poros Muara Badak–Samarinda.
Saat dilakukan penghentian dan pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti mencurigakan yang disembunyikan secara rapi di dalam bungkus rokok. Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan satu paket besar dan beberapa paket kecil narkotika jenis sabu dengan total berat bruto mencapai 16,55 gram. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa keduanya terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika.
Kedua pria tersebut diketahui masing-masing berinisial K (29) dan A (35). Selain sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas mereka, di antaranya dua unit telepon genggam, tas, korek api, pakaian, serta satu unit sepeda motor yang digunakan saat beroperasi.
Tanpa perlawanan berarti, kedua terduga pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Muara Badak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan jaringan lain dalam peredaran sabu di wilayah tersebut.
Kapolsek Muara Badak, Iptu Danang, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kepolisian dalam memerangi peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan narkoba di wilayah hukumnya.
“Kami akan terus melakukan upaya penindakan secara tegas terhadap pelaku peredaran narkotika. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkoba yang dapat merusak generasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang sangat membantu pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memerangi peredaran narkotika.
“Peran serta masyarakat sangat penting. Jangan ragu untuk melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor. Bersama, kita jaga lingkungan agar tetap aman, kondusif, dan bersih dari narkoba,” tutupnya.
Pengungkapan ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan narkotika bahwa aparat tidak akan tinggal diam. Di sisi lain, langkah ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari ancaman narkoba. (*)













