DIGTALPOS.com, Bontang – Aksi pencurian buah kembali meresahkan warga di kawasan Perumahan BTN PKT, Kota Bontang. Seorang pria yang diduga melakukan pencurian buah alpukat kepergok warga dan petugas keamanan saat beraksi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 03.00 WITA.
Pelaku yang diduga telah masuk ke area perumahan untuk mengambil buah alpukat itu tidak berkutik ketika aksinya diketahui petugas keamanan yang sedang melakukan patroli rutin. Namun, sebelum sempat diamankan, pelaku memilih melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana untuk menjalankan aksinya.
Petugas keamanan BTN PKT, Yoachim Lui, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut berlangsung dalam waktu singkat. Saat mengetahui keberadaannya terpantau oleh petugas, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
“Pelaku kepergok saat mengambil alpukat. Begitu diketahui, dia langsung kabur dan meninggalkan motornya di lokasi,” ujar Yoachim, dilansir cuitankaltim.
Menurutnya, keberadaan kendaraan yang ditinggalkan pelaku menjadi petunjuk penting untuk mengungkap identitas pelaku. Saat ini, sepeda motor tersebut telah diamankan oleh pihak keamanan setempat sebagai barang bukti sambil menunggu langkah lebih lanjut.
Meski kendaraan sudah diamankan, hingga kini identitas pelaku masih belum diketahui. Pihak keamanan masih berupaya mengumpulkan informasi dan meminta bantuan masyarakat yang mungkin mengenali kendaraan tersebut.
“Kami berharap ada warga yang mengenali motor itu sehingga bisa membantu proses penelusuran identitas pelaku,” katanya.
Peristiwa ini pun menjadi perbincangan di kalangan warga BTN PKT. Pasalnya, aksi pencurian buah di lingkungan permukiman bukan kali pertama terjadi dan dinilai cukup mengganggu kenyamanan masyarakat.
Warga berharap adanya peningkatan pengawasan di sejumlah titik yang dianggap rawan, terutama pada malam hingga dini hari. Selain itu, masyarakat juga diminta lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar dan segera melapor kepada petugas keamanan jika menemukan hal yang mencurigakan.
Yoachim menegaskan bahwa pihak keamanan akan terus meningkatkan patroli guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan memperkuat komunikasi antarwarga.
“Kalau ada yang mengenali motor tersebut atau memiliki informasi terkait pelaku, silakan segera menghubungi pihak keamanan BTN PKT. Informasi sekecil apa pun bisa sangat membantu,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, kendaraan yang ditinggalkan pelaku masih berada dalam pengamanan petugas sambil menunggu adanya informasi yang dapat mengarah pada identitas dan keberadaan pelaku. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga. (*)













