DIGTALPOS.com – Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Selecao das Quinas harus mengubur mimpi meraih gelar juara dunia setelah kalah tipis 0-1 dari rival abadinya, Spanyol, pada babak 16 besar yang berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) waktu setempat.
Pertandingan bertajuk Derbi Iberia ini menyajikan duel berintensitas tinggi antara dua kekuatan besar sepak bola Eropa. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dan saling berbalas serangan. Portugal yang masih mengandalkan pengalaman Cristiano Ronaldo mencoba bermain lebih disiplin sambil mengandalkan serangan balik cepat, sedangkan Spanyol tampil dengan ciri khas permainan penguasaan bola yang dominan.
La Roja lebih banyak mengendalikan jalannya pertandingan melalui kombinasi umpan-umpan pendek yang mampu menekan lini pertahanan Portugal. Namun, rapatnya pertahanan yang dikomandoi Rúben Dias serta penampilan gemilang kiper Diogo Costa membuat berbagai peluang Spanyol selalu berhasil dipatahkan.
Di sisi lain, Portugal juga beberapa kali memberikan ancaman melalui pergerakan Cristiano Ronaldo dan lini depan mereka. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang-peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim sama-sama belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum meski pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi.
Memasuki babak kedua, Spanyol semakin meningkatkan tekanan. Anak asuh Luis de la Fuente terus menggempur pertahanan Portugal dari berbagai sisi lapangan. Penguasaan bola yang dominan membuat Portugal lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Meski terus berada dalam tekanan, Portugal tampil penuh semangat. Diogo Costa berkali-kali melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang-peluang yang diciptakan para pemain Spanyol. Ketangguhan lini belakang Portugal sempat membuat pertandingan diprediksi akan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Namun harapan Portugal sirna tepat saat pertandingan memasuki masa injury time.
Pada menit ke-91, Ferran Torres mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti. Mikel Merino yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil lolos dari penjagaan dan melepaskan penyelesaian sempurna yang tak mampu dijangkau Diogo Costa. Gol dramatis tersebut sontak membungkam para pendukung Portugal sekaligus memecah kebuntuan yang bertahan sepanjang laga.
Tertinggal satu gol, Portugal langsung meningkatkan intensitas serangan pada sisa waktu pertandingan. Cristiano Ronaldo yang terus berusaha memimpin kebangkitan timnya mencoba mencari ruang di lini pertahanan Spanyol. Namun, organisasi pertahanan La Roja tampil sangat disiplin sehingga setiap upaya Portugal selalu berhasil dipatahkan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol tidak berubah. Kemenangan ini memastikan Spanyol melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026. La Roja kini tinggal selangkah lebih dekat menuju ambisi meraih gelar juara dunia dan akan menghadapi pemenang laga antara Amerika Serikat melawan Belgia untuk memperebutkan satu tempat di semifinal.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi akhir perjalanan Portugal di turnamen empat tahunan tersebut. Hasil ini terasa semakin emosional karena menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia. Sebelumnya, sang megabintang telah menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terakhir yang diikutinya.
Usai peluit akhir berbunyi, Ronaldo tampak berjalan meninggalkan lapangan dengan raut wajah penuh kekecewaan. Momen tersebut menjadi penutup perjalanan panjang salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia. Meski gagal mengakhiri karier Piala Dunianya dengan trofi juara, Ronaldo tetap meninggalkan warisan luar biasa dan akan selalu dikenang sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola Portugal maupun dunia. (*)













