DIGTALPOS.com, Bontang – Peran guru dalam membentuk kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian serius DPRD Kota Bontang. Hal itu mengemuka saat jajaran DPRD bersilaturahmi bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bontang, Selasa (12/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, DPRD menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi juga dari kualitas generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan di masa depan.
Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Joni Alla Padang, menilai guru memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah masa depan Kota Bontang. Menurutnya, pendidikan dan pembentukan karakter anak-anak tidak bisa dilepaskan dari peran para tenaga pendidik di sekolah.
Ia menyebut, pembangunan fisik seperti gedung, jalan, maupun fasilitas umum memang dapat diwujudkan melalui dukungan anggaran pemerintah. Namun, pembangunan sumber daya manusia membutuhkan peran besar guru sebagai garda terdepan pendidikan.

“Gedung bisa dibangun lewat anggaran. Tetapi pembangunan sumber daya manusia dan karakter anak-anak kita di masa depan ada di tangan guru-guru di Kota Bontang,” ungkap Joni.
Politisi yang akrab disapa JAP itu menegaskan, DPRD melalui fungsi penganggaran dan pengawasan akan terus berupaya memastikan kebutuhan guru dan sekolah mendapat perhatian dalam setiap kebijakan pemerintah daerah.
Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan PGRI dalam agenda silaturahmi tersebut menjadi pengingat penting bagi DPRD agar tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga memberi perhatian serius terhadap sektor pendidikan.
Ia menilai masih banyak kebutuhan sekolah maupun tenaga pendidik yang perlu diperjuangkan, mulai dari peningkatan fasilitas pendidikan, dukungan kegiatan belajar mengajar, hingga kesejahteraan guru.
“Lewat silaturahmi ini, kami diingatkan bahwa ada kebutuhan-kebutuhan guru dan sekolah yang harus diperhatikan,” terang dia.
Joni juga berharap komunikasi antara DPRD dan PGRI dapat terus terjalin dengan baik. Dengan adanya komunikasi yang intens, berbagai persoalan pendidikan di Kota Bontang dinilai bisa lebih cepat disampaikan dan dicarikan solusi bersama.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan para tenaga pendidik menjadi kunci penting dalam menciptakan kualitas pendidikan yang lebih baik di Kota Bontang.
Ia menambahkan, perhatian terhadap kesejahteraan guru harus menjadi komitmen bersama. Sebab, guru merupakan tonggak utama dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.
“Ke depan, dalam setiap kebijakan kami berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan guru yang menjadi tonggak masa depan Kota Bontang,” tutupnya. (Adv)













