Sambut Bulan Mulia Dzulhijjah 1447 H, Ini Perkiraan Jadwal Iduladha 2026 hingga Puasa Arafah

Sambut Bulan Mulia Dzulhijjah 1447 H, Ini Perkiraan Jadwal Iduladha 2026 hingga Puasa Arafah
ilustrasi.

DIGTALPOS.com – Umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut datangnya Bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah, salah satu bulan paling mulia dalam kalender Islam yang penuh dengan keutamaan ibadah. Bulan ini tidak hanya identik dengan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci, tetapi juga menjadi momentum umat Muslim memperbanyak amal saleh, termasuk puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah hingga pelaksanaan ibadah kurban saat Hari Raya Iduladha.

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Jika prediksi tersebut sesuai hasil sidang isbat pemerintah, maka Hari Raya Iduladha 1447 H atau 10 Dzulhijjah diperkirakan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.

Dzulhijjah, Salah Satu Bulan Haram yang Dimuliakan Allah

Dzulhijjah termasuk satu dari empat bulan haram atau bulan suci yang dimuliakan Allah SWT. Selain Dzulhijjah, tiga bulan lainnya ialah Dzulqa’dah, Muharram, dan Rajab.

Keutamaan bulan haram disebutkan dalam firman Allah SWT pada Surah At-Taubah ayat 36:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus.”

Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa keempat bulan tersebut memiliki kedudukan istimewa sejak zaman dahulu. Pada masa Arab jahiliyah, peperangan bahkan dilarang selama bulan-bulan haram berlangsung sebagai bentuk penghormatan terhadap kesuciannya.

Dzulhijjah sendiri memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam karena menjadi waktu utama pelaksanaan ibadah haji dan penyembelihan hewan kurban. Tak heran jika bulan ini juga kerap disebut sebagai Bulan Haji atau Bulan Kurban.

Keistimewaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Selain Ramadan, Dzulhijjah menjadi salah satu bulan yang paling dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Dalam berbagai hadis disebutkan bahwa amal saleh yang dilakukan pada 10 hari pertama Dzulhijjah sangat dicintai Allah SWT.

Bahkan Allah SWT bersumpah dengan sepuluh malam pertama Dzulhijjah dalam Surah Al-Fajr, yang menunjukkan betapa agung dan mulianya waktu tersebut.

Muhammad Ajib dalam bukunya Fiqih Qurban Perspektif Mazhab Syafi’i menjelaskan bahwa 10 hari awal Dzulhijjah merupakan momentum terbaik bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, mulai dari puasa sunnah, sedekah, zikir, membaca Al-Qur’an, hingga berkurban.

Data Hilal Menguatkan Awal Dzulhijjah Jatuh 18 Mei 2026

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) telah merilis data hilal menjelang masuknya Dzulhijjah 1447 H.

Dalam informasi hisab yang dirilis, posisi hilal pada Ahad, 17 Mei 2026 atau 29 Dzulqa’dah 1447 H tercatat berada pada ketinggian 4 derajat 42 menit 15 detik dengan elongasi 10 derajat 06 menit 51 detik. Sementara lama hilal berada di atas ufuk mencapai 22 menit 53 detik.

Adapun ijtimak atau konjungsi terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 03.03 WIB.

Sementara itu, data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan umur bulan saat matahari terbenam di wilayah Indonesia berkisar antara 12,42 jam di Merauke hingga 15,77 jam di Sabang.

Data astronomi tersebut dinilai telah memenuhi kriteria imkanur rukyat, bahkan mendekati qath’iy rukyat, sehingga peluang penetapan 1 Dzulhijjah pada Senin, 18 Mei 2026 terbilang sangat besar.

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Dzulhijjah

Meski secara hisab posisi hilal dinilai memenuhi syarat, pemerintah tetap akan menunggu hasil rukyatul hilal melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Mei 2026.

Sidang isbat yang digelar Kementerian Agama RI nantinya akan menentukan secara resmi awal Dzulhijjah sekaligus menetapkan tanggal Hari Raya Iduladha 1447 H di Indonesia.

Masyarakat pun diminta menunggu pengumuman resmi pemerintah agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung seragam.

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Jika merujuk pada kalender yang telah ditetapkan PP Muhammadiyah, maka jadwal puasa sunnah menjelang Iduladha adalah sebagai berikut:

1 Dzulhijjah 1447 H : Senin, 18 Mei 2026
Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) : Senin, 25 Mei 2026
Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) : Selasa, 26 Mei 2026
Iduladha 1447 H : Rabu, 27 Mei 2026

Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Puasa Arafah sendiri memiliki keutamaan luar biasa. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menyebut puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Panduan Menjalankan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Agar ibadah puasa sunnah berjalan maksimal, umat Islam dianjurkan memperhatikan beberapa hal penting berikut:

1. Membaca Niat Puasa

Niat menjadi bagian penting sebelum menjalankan puasa sunnah.

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ التَّرْوِيَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

2. Menjalankan Sahur

Sahur dianjurkan Rasulullah SAW karena mengandung keberkahan dan membantu menjaga stamina selama berpuasa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Bersahurlah kalian karena dalam sahur terdapat keberkahan.”
(HR Bukhari)

Selain makan dan minum secukupnya, waktu sahur juga dianjurkan diisi dengan doa, zikir, dan istigfar.

3. Menjaga Perilaku dan Ucapan

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Umat Islam juga dianjurkan menjaga ucapan serta menghindari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berkata kasar, berbohong, bergunjing, maupun mudah marah.

4. Menyegerakan Berbuka

Saat azan Magrib berkumandang, umat Islam dianjurkan segera berbuka puasa.

Doa berbuka puasa:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Dengan semakin dekatnya Bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah, umat Islam diharapkan mulai mempersiapkan diri menyambut bulan penuh kemuliaan tersebut dengan memperbanyak ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta menyiapkan hewan kurban bagi yang mampu. (*)

content-ciaa-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

content-ciaa-1701
footer