DIGTALPOS.com, Bontang – Semangat dan optimisme menyelimuti keberangkatan atlet panjat tebing Kota Bontang yang akan berlaga pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Timur 2026 di Samarinda. Para atlet secara resmi dilepas oleh Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, dalam agenda yang berlangsung di Ruang Rapat Rumah Jabatan Ketua DPRD Bontang, Selasa (12/5/2026).
Suasana pelepasan berlangsung penuh keakraban dan motivasi. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus FPTI Kota Bontang, pelatih, atlet, hingga para pendamping yang akan ikut mendukung perjuangan para atlet selama mengikuti kompetisi di tingkat provinsi itu.
Kejurprov FPTI Kaltim sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 16 Mei 2026 di GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda. Ajang tersebut menjadi salah satu kompetisi bergengsi bagi atlet panjat tebing di Kalimantan Timur sekaligus wadah pembuktian kemampuan atlet-atlet muda dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Andi Faizal Sofyan Hasdam memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus FPTI Kota Bontang yang dinilai tetap konsisten melakukan pembinaan atlet meski di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah.

Menurutnya, keberlangsungan pembinaan olahraga merupakan bagian penting dalam menjaga regenerasi atlet dan memastikan lahirnya talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.
Ia menilai langkah yang dilakukan FPTI Bontang menunjukkan keseriusan dalam membangun prestasi olahraga, khususnya cabang panjat tebing yang selama ini dikenal cukup potensial di Kota Taman.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus FPTI Bontang yang sudah membuktikan keseriusan dalam pembinaan atlet dan penyiapan bibit atlet muda panjat tebing,” ujarnya.
Andi Faiz juga menegaskan bahwa keberangkatan atlet menuju Kejurprov bukan hanya hasil dukungan pemerintah semata, tetapi merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga daerah.
Ia menyebut, di tengah situasi efisiensi anggaran saat ini, tidak semua daerah mampu memberangkatkan atlet untuk mengikuti kejuaraan. Karena itu, kesempatan yang dimiliki atlet Bontang harus dimanfaatkan dengan maksimal.
“Tidak semua daerah di Kalimantan Timur bahkan Indonesia bisa memberangkatkan atletnya di tengah kondisi saat ini. Ini bentuk kolaborasi dan partisipasi semua pihak untuk mendukung anak-anak Bontang berprestasi,” katanya.
Lebih lanjut, Andi Faiz berharap para atlet dapat menjaga semangat juang, disiplin, dan sportivitas selama bertanding. Ia meminta seluruh atlet menjadikan ajang Kejurprov sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kota Bontang di tingkat provinsi.
Menurutnya, prestasi olahraga bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang proses pembinaan, kerja keras, dan mental pantang menyerah yang dibangun sejak dini.
“Bertandinglah dengan percaya diri, tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Bawa nama baik Bontang dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berkembang,” pesannya.
Sementara itu, Kejurprov FPTI Kaltim 2026 diperkirakan akan diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena ajang tersebut juga menjadi sarana pemantauan atlet potensial untuk pembinaan menuju kejuaraan tingkat nasional.
Keikutsertaan atlet panjat tebing Bontang diharapkan mampu melanjutkan tradisi prestasi olahraga daerah sekaligus membuktikan bahwa atlet-atlet muda Bontang mampu bersaing di level yang lebih tinggi. (Adv)













