DIGTALPOS.com, Samarinda – Pertandingan sarat gengsi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung kembali menghadirkan drama dan tensi tinggi. Dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Segiri, Minggu (10/5), Maung Bandung sukses membalikkan keadaan dan menaklukkan rival abadinya dengan skor 2-1.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, duel klasik yang dikenal sebagai salah satu pertandingan terbesar di sepak bola Indonesia itu langsung berlangsung panas. Kedua tim tampil agresif dan bermain dalam tempo tinggi demi mengamankan poin penting di papan klasemen.
Persija Jakarta yang tampil percaya diri sejak awal pertandingan langsung mengambil inisiatif serangan. Macan Kemayoran banyak menekan dari sisi kiri pertahanan Persib melalui pergerakan cepat Dony Tri Pamungkas dan Alaeddine Ajaraie.
Pada menit kelima, Dony Tri sempat menusuk ke kotak penalti Persib dan terjatuh setelah mendapat tekanan dari pemain belakang lawan. Namun wasit Firdavs Norsafarov memutuskan tidak ada pelanggaran sehingga pertandingan tetap dilanjutkan.
Dominasi Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19. Alaeddine Ajaraie sukses mencetak gol pembuka melalui aksi individu yang memukau. Pemain asal Maroko itu menusuk dari sisi kiri, melewati dua pemain Persib termasuk Kakang Rudianto sebelum melepaskan sepakan kaki kiri yang gagal diantisipasi Teja Paku Alam.
Gol tersebut sempat memicu protes dari striker Persib, Andrew Jung, yang menilai kiper Teja Paku Alam belum siap setelah terjadi benturan sebelumnya. Meski demikian, wasit tetap mengesahkan gol dan Persija unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Persib mulai meningkatkan intensitas serangan. Anak asuh Bojan Hodak mencoba keluar dari tekanan dengan mengandalkan kreativitas lini tengah yang dikomandoi Adam Alis dan Thom Haye.
Peluang pertama Persib datang pada menit ke-22 melalui Adam Alis. Gelandang kreatif itu menggiring bola hingga ke depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang masih melebar tipis di sisi kanan gawang Carlos Eduardo.
Tekanan Persib akhirnya berbuah gol pada menit ke-28. Berawal dari kesalahan lini belakang Persija saat membangun serangan, Adam Alis berhasil memotong operan Van Basty Sousa setelah Dony Tri Pamungkas gagal melakukan sapuan sempurna.
Tanpa membuang kesempatan, Adam Alis langsung membawa bola masuk ke kotak penalti dan melepaskan placing kaki kiri yang tak mampu dihentikan Carlos Eduardo. Skor pun berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan semakin memanas.
Momentum tersebut dimanfaatkan Persib untuk terus menekan pertahanan Persija. Hasilnya, Maung Bandung sukses membalikkan keadaan pada menit ke-37.
Gol kedua Persib lahir lewat kerja sama apik Thom Haye dan Adam Alis. Thom Haye mengirim umpan terobosan matang yang langsung disambut lari cepat Adam Alis menuju kotak penalti.
Dony Tri Pamungkas sempat berusaha mengejar dan melakukan tekel di tepi kotak penalti, namun Adam Alis mampu mempertahankan keseimbangan sebelum kembali menaklukkan Carlos Eduardo. Gol kedua Adam Alis sekaligus memastikan Persib unggul 2-1.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua, Persija berusaha bangkit dengan meningkatkan tekanan demi menyamakan kedudukan. Namun solidnya lini pertahanan Persib membuat sejumlah peluang Persija gagal dikonversi menjadi gol.
Pertandingan berlangsung semakin emosional dengan duel keras dan tensi tinggi antarpemain di lapangan. Atmosfer panas dari rivalitas kedua tim juga membuat pertandingan berjalan penuh drama hingga menit akhir.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Persib Bandung tetap bertahan. Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Maung Bandung dalam menjaga konsistensi mereka di jalur perebutan gelar juara Super League 2025/2026.
Sementara bagi Persija Jakarta, kekalahan ini menjadi pukulan telak karena membuat peluang mereka untuk meraih gelar juara semakin tertutup. Meski sempat tampil dominan di awal laga, Macan Kemayoran gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengakui efektivitas permainan Persib.
Penampilan gemilang Adam Alis pun layak mendapat sorotan utama. Dua gol yang dicetaknya tidak hanya menjadi penentu kemenangan Persib, tetapi juga membuktikan perannya sebagai motor permainan Maung Bandung dalam laga penuh gengsi tersebut. (*)













