DIGTALPOS.com, Samarinda – Gedung D Lantai 6 Kompleks DPRD Kalimantan Timur di Karang Paci kembali menjadi pusat perhatian, saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim menggelar Rapat Paripurna ke-13. Rapat ini menjadi momentum penting karena menandai secara resmi berakhirnya Masa Sidang I sekaligus dibukanya Masa Sidang II Tahun 2025.
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, yang didampingi oleh Kepala Bagian Perundang-undangan dan Persidangan Sekretariat DPRD Kaltim, Suriansyah. Sejumlah anggota dewan hadir dalam forum tersebut, baik secara langsung di ruang sidang maupun melalui sambungan virtual.
Dalam sambutannya, Ekti menyampaikan bahwa Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim telah menyusun agenda lengkap untuk kegiatan Masa Sidang II Tahun 2025. Agenda tersebut, kata Ekti, telah disosialisasikan kepada seluruh anggota dewan.
“Maka dengan ini, saya selaku pimpinan rapat meminta persetujuan kepada Anggota Dewan yang terhormat, apakah agenda kegiatan DPRD Provinsi Kalimantan Timur Masa Sidang Kedua Tahun 2025 dapat diterima dan disetujui?” ucap Ekti sembari mengetuk palu sidang, Rabu (30/4/2025).
Seruan bulat “Setuju!” menggema di ruang sidang sebagai bentuk persetujuan dari para anggota dewan terhadap agenda yang diajukan.
Agenda penting lainnya dalam rapat tersebut adalah penyampaian Laporan Kegiatan Masa Sidang I Tahun 2025. Dalam pemaparannya, Ekti menjelaskan bahwa laporan ini mencerminkan capaian kinerja lembaga legislatif selama empat bulan masa kerja, termasuk pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
“Dengan laporan ini, kita semua dapat menilai sejauh mana kinerja DPRD dalam mengemban amanah rakyat. Harapannya, semangat kerja para anggota dewan terus meningkat, baik dari sisi produktivitas, pengabdian, maupun tanggung jawab sebagai wakil rakyat,” ujar Ekti.
Usai laporan disahkan, Ekti secara resmi menutup Masa Sidang I dan membuka Masa Sidang II Tahun 2025. Rapat ini menjadi awal dari babak baru kerja-kerja parlemen di Kaltim, yang diharapkan semakin adaptif terhadap aspirasi masyarakat dan tantangan pembangunan daerah ke depan.
Dengan dibukanya masa sidang baru, publik menanti langkah konkret DPRD Kaltim dalam menjawab berbagai isu strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya alam, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Adv)













