DIGTALPOS.com, Bontang – Sosok Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, kembali menunjukkan kapasitas kepemimpinannya yang menyeluruh. Tak hanya dikenal sebagai figur penting di ruang legislatif, ia juga membuktikan kualitasnya di lapangan dengan meraih penghargaan The Best Ultimate Leader dalam ajang penutupan Disporapar Cup I yang digelar Kamis (30/4/2026) malam.
Penghargaan tersebut menjadi penegas bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari kemampuan mengambil kebijakan, tetapi juga dari bagaimana seseorang mampu hadir, menggerakkan, dan menyatukan tim dalam situasi nyata. Dalam turnamen tersebut, Andi Faizal tampil bukan sekadar sebagai peserta, melainkan sebagai motor penggerak yang menjaga semangat dan kekompakan tim Sekretariat DPRD (Setwan).
Sepanjang pertandingan, ia terlihat aktif mengatur strategi, memberikan arahan, serta menjaga ritme permainan tim. Perannya dinilai krusial dalam memastikan tim tetap solid, bahkan di tengah tekanan pertandingan yang berlangsung sengit dan kompetitif. Tidak sedikit momen di mana kehadirannya di lapangan menjadi suntikan moral bagi rekan-rekannya.
Usai menerima penghargaan, Andi Faizal menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh tim. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah hasil kerja individu semata, melainkan buah dari kebersamaan dan kerja kolektif yang terbangun selama turnamen.
“Alhamdulillah, penghargaan ini tentu membanggakan. Tapi yang lebih penting adalah kebersamaan tim. Kami berjuang bersama, saling mendukung, dan itu yang membuat kami kuat,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menilai olahraga memiliki peran penting sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan yang lebih humanis. Di lapangan, kata dia, setiap individu dituntut untuk mampu berkolaborasi, berkomunikasi secara efektif, serta saling mempercayai satu sama lain nilai-nilai yang juga sangat relevan dalam kepemimpinan di pemerintahan.
Menurutnya, pengalaman di lapangan sering kali menghadirkan dinamika yang tidak jauh berbeda dengan dunia kerja maupun organisasi. Di situlah seorang pemimpin diuji, tidak hanya dalam mengambil keputusan, tetapi juga dalam membangun solidaritas dan menjaga semangat tim.
Penghargaan The Best Ultimate Leader yang diraih Andi Faizal sekaligus menjadi simbol bahwa kepemimpinan sejati tidak terbatas pada ruang formal. Ia tercermin dalam setiap tindakan, termasuk dalam aktivitas nonformal yang melibatkan banyak orang dan menuntut kebersamaan.
Momentum ini pun menjadi refleksi bahwa seorang pemimpin harus mampu hadir di berbagai situasi baik dalam forum resmi maupun di tengah aktivitas sosial untuk membangun kedekatan serta semangat kolektif.
Ke depan, Andi Faizal berharap kegiatan seperti Disporapar Cup dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini dinilai efektif dalam mempererat hubungan antarinstansi sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga untuk memperkuat kebersamaan dan semangat kepemimpinan yang lebih terbuka,” tutupnya. (Adv)













