Proyek Box Culvert di Bontang Barat Picu Kecelakaan, DPRD Desak Tindakan Tegas

Proyek Box Culvert di Bontang Barat Picu Kecelakaan, DPRD Desak Tindakan Tegas
Anggota DPRD Bontang, Faisal. (ist)

DIGTALPOS.com, Bontang, Kalimantan Timur – Proyek box culvert yang tengah dikerjakan di Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, belakangan ini menyebabkan kekacauan dan sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Sejak proyek dimulai pada Mei 2024, masalah ini semakin memperparah keselamatan jalan.

Faisal, anggota DPRD Bontang, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi berbahaya di lokasi proyek. “Dalam beberapa hari terakhir, beberapa pengendara mengalami kecelakaan akibat tergelincir pada material proyek yang berserakan di jalan,” ujarnya pada Senin (12/8/2024).

Perubahan jalur dari dua arah menjadi satu arah selama pengerjaan proyek, ditambah dengan kerikil dan batu-batu yang tidak dibersihkan secara rutin, telah meningkatkan risiko kecelakaan. “Kalau nggak salah sudah ada 3 atau 4 orang yang kecelakaan di situ karena tergelincir,” tambah Faisal.

Jalan Ciptomangunkusumo merupakan akses utama yang sangat penting, terutama bagi pekerja perusahaan dan masyarakat umum. Faisal menilai kondisi jalan yang tidak aman ini mengancam keselamatan pengguna jalan. “Ini jalan yang setiap hari dilalui masyarakat, termasuk saya. Bahaya ini mengancam keselamatan semua orang,” ujarnya.

Politisi dari Partai NasDem ini juga mengungkapkan bahwa Komisi III DPRD Bontang telah melakukan inspeksi mendadak di lokasi proyek, namun hasilnya belum memuaskan. Hingga Agustus 2024, progres pengerjaan proyek masih jauh dari harapan.

Faisal mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor yang menangani proyek tersebut. Ia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bontang untuk melakukan pengawasan rutin agar proyek ini dapat segera diselesaikan. “Apalagi ini sudah ada penandatanganan nota kesepakatan untuk program tahun 2025. Masa program tahun 2024 belum selesai?” tandasnya.

Faisal berharap Pemkot Bontang dapat segera menyelesaikan masalah ini untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat. “Pemerintah harus tegas, jika perlu cari kontraktor baru,” tutupnya. (Adv)

Penulis: YuEditor: Redaksi