DIGTALPOS.com, Bontang – Upaya membangun hubungan yang solid dan berkelanjutan antar lembaga legislatif terus dilakukan DPRD Kota Bontang. Tak melulu melalui forum resmi, pendekatan humanis justru dipilih sebagai cara efektif untuk mempererat komunikasi, salah satunya lewat kegiatan olahraga bersama.
Komitmen tersebut terlihat dalam partisipasi aktif DPRD Bontang pada turnamen antar Sekretariat DPRD se-Kalimantan Timur yang digelar di Stadion Mulawarman, Kota Bontang, Senin (28/4/2026).
Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga menjadi ruang interaksi yang lebih cair dan penuh keakraban antar peserta dari berbagai daerah.
Dalam turnamen tersebut, tim DPRD Bontang melalui Sekretariat Dewan (Setwan) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi juara kedua. Capaian ini tidak hanya mencerminkan kemampuan tim di lapangan, tetapi juga menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan yang terus terjaga.
Di tengah padatnya agenda kelembagaan, kegiatan seperti ini menjadi alternatif penting untuk membangun komunikasi yang lebih santai dan terbuka. Para peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur dapat saling berinteraksi tanpa sekat formal yang biasanya melekat dalam rapat atau forum resmi.
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menegaskan bahwa pendekatan humanis melalui olahraga memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan antarlembaga.
“Lewat olahraga, kita bisa saling mengenal lebih dekat. Di lapangan memang bertanding, tapi di luar itu kita tetap bersaudara,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, kedekatan yang terbangun dari interaksi nonformal akan berdampak positif terhadap sinergi kerja ke depan. Komunikasi yang sebelumnya cenderung kaku dapat berkembang menjadi lebih terbuka, hangat, dan produktif.
Lebih jauh, ia menilai bahwa hubungan emosional yang terjalin antar DPRD se-Kalimantan Timur akan menjadi modal penting dalam mendorong kolaborasi lintas daerah. Hal ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang memerlukan koordinasi dan kesamaan visi.
Partisipasi DPRD Bontang melalui Setwan juga menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga keseimbangan antara kinerja dan kebersamaan. Tidak hanya fokus pada tugas-tugas formal, tetapi juga aktif membangun hubungan interpersonal yang kuat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana kekeluargaan terasa begitu kental. Setiap pertandingan menjadi lebih dari sekadar ajang adu kemampuan, melainkan juga momentum untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, hingga memperluas jejaring antarlembaga.
Konsistensi Setwan Bontang dalam mengikuti kegiatan ini turut memperkuat peran mereka sebagai penghubung komunikasi antar DPRD. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi cerminan bahwa sinergi tidak hanya dibangun di ruang rapat, tetapi juga melalui interaksi yang lebih santai dan humanis.
“Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena manfaatnya bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan kita semua,” tambahnya.
Ke depan, DPRD Bontang berkomitmen untuk terus mengembangkan pendekatan serupa melalui berbagai kegiatan nonformal lainnya. Dengan demikian, hubungan antar DPRD di Kalimantan Timur tidak hanya terjalin secara struktural, tetapi juga emosional.
Melalui langkah ini, DPRD Bontang ingin menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat berawal dari hubungan yang dekat. Dan kedekatan tersebut, bisa dibangun dari hal-hal sederhana seperti olahraga bersama yang menghadirkan kebersamaan, sportivitas, dan semangat persaudaraan. (Adv)













