DIGTALPOS.com, Ibu Kota Nusantara–Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menilai pentingnya Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebagai bentuk koreksi terhadap proses demokrasi.
Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Forkopimda yang digelar di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (16/4/2025).
Hasanuddin menyinggung pelaksanaan PSU di dua kabupaten, yakni Kutai Kartanegara (Kukar) dan Mahakam Ulu. Di Kukar, sebutnya, salah satu pasangan calon dinyatakan tidak memenuhi syarat pencalonan.
Sementara di Mahakam Ulu, Mahkamah Konstitusi (MK) menemukan dugaan kuat terjadinya kontrak politik yang mengarah pada praktik politik uang (vote buying).
“Realita politik ini harus menjadi bahan refleksi. PSU bukan sekadar pengulangan teknis, tetapi cerminan bahwa ada yang perlu dibenahi dalam demokrasi kita,” ujarnya.
Ia menguraikan tiga dampak langsung dari PSU; pertama, stagnasi kebijakan akibat belum terbentuknya kepala daerah definitif. Kedua, pemborosan anggaran karena dana pembangunan harus dialihkan untuk pembiayaan PSU, dan ketiga terganggunya pelayanan publik serta pelaksanaan proyek strategis.
“Ini bukan sekadar isu politik, tapi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Ketika kebijakan tertunda, pembangunan juga ikut melambat,” tegasnya.
Pada bagian lain, Hamas, begitu dia akrab disapa menegaskan, bahwa akar permasalahan yang memicu PSU penyebabnya antara lain lemahnya sistem penyelenggaraan pemilu, seleksi KPPS yang tidak berbasis merit, rendahnya kapasitas teknis dan integritas penyelenggara, lemahnya pengawasan, serta maraknya praktik politik uang yang belum tersentuh hukum.
Untuk itu, pihaknya menawarkan empat solusi strategis; evaluasi menyeluruh terhadap Pemilu 2024, penguatan pengawasan dan penegakan hukum, edukasi politik hingga ke akar rumput, serta pengawalan ketat terhadap pelaksanaan PSU agar tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi.
“Kita harus memastikan PSU bukan hanya menjadi formalitas, melainkan momentum pembenahan. Demokrasi yang sehat perlu dikawal, bukan dibiarkan tumbuh liar,” pungkasnya. (Adv)













