Ketua DPRD Bontang Angkat Bicara, Tanggpi Rencana Pemanfaatan Air Bekas Tambang

Ketua DPRD Bontang Angkat Bicara, Tanggpi Rencana Pemanfaatan Air Bekas Tambang
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam (kanan), tanggpi rencana pemanfaatan air bekas tambang (ist)

DIGTALPOS.com, Bontang – Rencana pemanfaatan air bekas tambang PT Indominco Mandiri (IMM) sebagai sumber air baku bagi masyarakat, mendapat atensi Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Rencana ini muncul sebagai upaya menangani krisis air yang melanda Kota Bontang, terlebih air bawah tanah dan sumur bor yang telah lama menjadi masalah di Bontang.

Kendati hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa air dari void tambang tersebut aman untuk digunakan, namun masih ada kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai potensi dampak negatif dari penggunaan air tambang.

Sebab itu, Andi Faiz meminta Pemkot Bontang untuk melakukan kajian tambahan guna memastikan keamanan air tersebut dan menenangkan kekhawatiran masyarakat.

“Keamanan air ini memang penting, tapi yang lebih penting lagi adalah meyakinkan masyarakat bahwa air tersebut benar-benar aman untuk dikonsumsi. Maka itu perlu kajian tambahan,” ujar Andi Faizal, belum lama ini.

Menurutnya, informasi yang jelas dan akurat mengenai proses dan hasil kajian air bekas tambang akan sangat membantu dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Ya, semoga bisa segera direalisasikan. Apalagi ini kan air kebutuhan utama kita semua,” tambahnya.

Sekadar diketahui, rencana pemanfaatan air dari void tambang PT Indominco Mandiri (IMM) sebagai sumber air baku memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat Bontang. Meskipun analisis awal menunjukkan air tersebut aman, masyarakat masih khawatir tentang dampak jangka panjangnya.

Maka itu, transparansi dan komunikasi efektif dari Pemkot Bontang sangat diperlukan. Pemkot harus menyampaikan hasil kajian secara terbuka, menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk memastikan keamanan air, serta melakukan studi tambahan yang diperlukan. (Adv)

Penulis: YuEditor: Redaksi