DIGTALPOS.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang kembali menorehkan capaian positif di tingkat nasional. Berkat keberhasilan menekan angka pengangguran dan menjaga stabilitas pembangunan daerah, Pemkot Bontang memperoleh tambahan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam agenda Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang digelar di Balikpapan. Tambahan anggaran itu diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas kinerja daerah yang dinilai berhasil menjalankan program pembangunan secara efektif, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.
Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menyambut positif penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mampu bekerja secara maksimal di tengah kondisi keterbatasan anggaran dan tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.

Ia menilai tambahan dana dari pemerintah pusat tidak boleh hanya dipandang sebagai penghargaan simbolis atau pencapaian administratif semata. Lebih dari itu, anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara tepat sasaran untuk memperkuat program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Tambahan dana ini jangan hanya dipandang sebagai penghargaan simbolis. Ini harus menjadi modal untuk memperkuat program-program kerakyatan, terutama yang berkaitan dengan pengurangan pengangguran dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Rustam, Kamis (7/5/2026).
Rustam menjelaskan, selama ini Pemkot Bontang dinilai cukup serius dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan kerja yang dijalankan Dinas Ketenagakerjaan. Berbagai pelatihan berbasis kebutuhan industri seperti K3, welder, hingga keterampilan teknis lainnya dinilai menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia kerja.
Menurutnya, penguatan sektor ketenagakerjaan menjadi salah satu kunci penting dalam menekan angka pengangguran terbuka di daerah industri seperti Bontang. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan perusahaan, peluang masyarakat lokal untuk terserap ke dunia kerja akan semakin besar.
Selain sektor ketenagakerjaan, Rustam juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menilai sektor usaha kecil memiliki peran besar dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
“Kalau UMKM berkembang, maka lapangan kerja juga ikut bertambah. Ini yang harus menjadi perhatian agar manfaat tambahan anggaran dari pusat benar-benar bisa dirasakan masyarakat bawah,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui bantuan modal, tetapi juga harus dibarengi dengan pelatihan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga dukungan pemasaran agar pelaku usaha mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Menurut Rustam, jika dikelola dengan baik, tambahan insentif fiskal tersebut bisa menjadi peluang besar bagi Pemkot Bontang untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah ke depan.
Ia pun berharap penghargaan dari pemerintah pusat tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi pelayanan publik, serta menghadirkan program pembangunan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Penghargaan ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh OPD agar terus bekerja maksimal dan menghadirkan program yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Adv)













