DIGTALPOS.com, Bontang – Program Perpustakaan Keliling (Pusling) yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang, mendapat apresiasi masyarakat.
Disamping memasyarakatkan minat baca, kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung kegiatan Tour Library Kaltim 2022.
Suripto misalnya, pria yang merupakan Kepala Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Al-Furqon, mengaku senang sekaligus mengapresiasi kunjungan Pusling dan Bunda Literasi Kota Bontang ke tempatnya mengajar. Ia menyebut program yang dilaksanakan DPK Kota Bontang ini sejalan dengan program pendidikan yang ada sekolahnya, yaitu program audio visual.
“Kami merasa senang dan bangga dengan kehadiran Pusling dan Bunda Literasi disini,” ucap Suripto, saat ditemui usai acara mendongeng, di Aula TPQ Al-Furqon, Jalan Meranti, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Rabu (22/06/2022).
Kehadiran Bunda Literasi Kota Bontang Hapidah Basri Rase, yang membawakan dongeng kepada anak-anak seusai mengaji, ia sebut bisa menambah pengetahuan baru bagi murid-muridanya.
Suripto berharap kedepan pihaknya bisa menjalin kerjasama dengan DPK Bontang dalam program ini, sehingga ia bisa memprogramkam gerakan gemar membaca kepada anak-anak nantinya.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya sekali. Kalau bisa ada kerjasama jadi bisa berkelanjutan,” harapnya.
Dari amatan media ini di lokasi, ada sekitar 30 anak yang diperkirakan berusia 4-7 tahun yang mengikuti program mendongeng dan membaca buku di Pusling. Seluruhnya tampak antusias menyambut kehadiran Bunda Literasi dan Perpustakaan Keliling.
Dikemukakan Kepala DPK Kota Bontang Retno Febriaryanti, kegiatan Pusling selama ini rutin dilakukan. Kedepan kegiatan tersebut akan terus digalakan dan ditingkatkan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak para orang tua untuk mengenalkan buku kepada putra-putrinya dan menjadi role model dilingkungan keluarga. Karena pada dasarnya pendampingan dari keluarga sangat berperan terhadap perkembangan anak di masa depan.
“Anak itu tergantung orang tua. Kalau orang tuanya sering baca buku, maka si anak akan menyukai membaca. Tapi Kalau orang tua sering main gawai, maka anaknya juga akan melakukan hal yang sama. Oleh karena itu, ayo kenalkan buku sama putra-putri kita,” pungkasnya. (adv)













