DIGTALPOS.com, Bontang – Komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan pendidikan swasta di Kota Bontang kembali ditegaskan Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi saat menghadiri Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an III dan Perpisahan Angkatan I SMP IT dan RTQ Yayasan Taman Firdaus Tahun Ajaran 2025-2026, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan haru itu menjadi momen istimewa bagi para siswa, orang tua, hingga tenaga pendidik. Selain prosesi wisuda tahfidz, acara tersebut juga menjadi penanda kelulusan angkatan pertama SMP IT dan RTQ Yayasan Taman Firdaus, sebuah capaian penting bagi lembaga pendidikan berbasis Islam tersebut.
Di hadapan para guru, wali murid, dan tamu undangan, Sumardi menegaskan bahwa sekolah swasta kini mulai mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan sekolah swasta memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bontang, khususnya dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter.
“Pemerintah Kota Bontang akan memberikan perhatian juga ke sekolah swasta. Jadi bisa mengakses bantuan melalui hibah atau bansos lewat SIPD,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peluang bantuan bagi sekolah swasta terbuka cukup luas melalui skema hibah maupun bantuan sosial. Namun, sekolah juga dituntut aktif dan tertib dalam melengkapi administrasi agar dapat masuk dalam prioritas penerima bantuan pemerintah.
Sumardi menerangkan bahwa pengajuan bantuan dilakukan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Proses pengajuan biasanya dibuka setiap tahun mulai Januari hingga Maret, dan usulan yang masuk akan dibahas pada penyusunan anggaran tahun berikutnya.
Menurutnya, informasi terkait mekanisme bantuan ini penting dipahami seluruh pengelola sekolah, terutama lembaga pendidikan berbasis keagamaan yang saat ini terus berkembang di Kota Bontang. Ia menilai banyak sekolah swasta sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih terkendala minimnya informasi dan kesiapan administrasi.
“Sekolah jangan hanya menunggu bantuan datang. Harus aktif mengajukan dan melengkapi syarat administrasi supaya bisa diperhatikan pemerintah,” katanya.
Tak hanya bantuan dari pemerintah daerah, Sumardi juga menyoroti sejumlah program revitalisasi pendidikan dari pemerintah pusat yang dapat dimanfaatkan sekolah negeri maupun swasta. Program tersebut mencakup pembangunan ruang belajar, rehabilitasi sarana pendidikan, hingga peningkatan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Politikus DPRD Bontang itu menyebut, Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi salah satu faktor utama dalam penilaian bantuan dari pemerintah pusat. Karena itu, pihak sekolah diminta rutin memperbarui data kondisi fasilitas pendidikan yang dimiliki.
“Kekurangan gedung belajar, ruang guru, maupun kerusakan sarana prasarana harus diinput di Dapodik. Itu nanti yang dinilai pusat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sumardi mengapresiasi perkembangan pendidikan berbasis tahfidz di Kota Bontang yang dinilainya semakin maju dari tahun ke tahun. Ia mengaku bangga melihat banyak generasi muda yang tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat melalui hafalan Al-Qur’an.
Menurutnya, keberadaan sekolah seperti SMP IT dan RTQ Yayasan Taman Firdaus menjadi bagian penting dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlak baik dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Ini sesuatu yang membanggakan. Anak-anak tidak hanya belajar akademik, tetapi juga menghafal Al-Qur’an dan membangun karakter religius sejak dini,” tuturnya.
Ia pun berharap Yayasan Taman Firdaus terus berkembang dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Selain itu, ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat agar pendidikan berbasis keagamaan di Bontang semakin maju dan mendapat dukungan yang memadai.
Suasana haru turut mewarnai prosesi wisuda saat para siswa menerima penghargaan atas capaian hafalan Al-Qur’an mereka. Para orang tua tampak bangga menyaksikan anak-anak mereka menyelesaikan pendidikan sekaligus meraih prestasi dalam bidang keagamaan.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan swasta di Kota Bontang terus menunjukkan kontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan berakhlakul karimah. (Adv)













