DIGTALPOS.com – Manchester City kembali menunjukkan dominasinya di sepak bola Inggris. Pasukan asuhan Pep Guardiola sukses menjuarai Piala FA musim ini setelah menaklukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di Wembley Stadium, Sabtu.
Gol tunggal kemenangan The Citizens dicetak oleh Antoine Semenyo pada babak kedua melalui penyelesaian akhir berkelas menggunakan tumit yang membuat publik Wembley bergemuruh. Kemenangan ini sekaligus memastikan Manchester City meraih dua trofi domestik musim ini setelah sebelumnya sukses mengangkat Carabao Cup.
Sementara itu, kekalahan menjadi pukulan telak bagi Chelsea. The Blues gagal menutup musim dengan gelar juara dan kini terancam tidak tampil di kompetisi Eropa musim depan.
City Langsung Menekan Sejak Menit Awal
Sejak peluit pertama dibunyikan, Manchester City tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan terus dilancarkan untuk menekan lini pertahanan Chelsea.
Peluang pertama hadir lewat aksi Semenyo yang melakukan penetrasi melewati beberapa pemain sebelum melepaskan tembakan keras. Namun, bola masih mampu diblok barisan pertahanan Chelsea. Bola muntah langsung disambar Omar Marmoush, tetapi kiper Robert Sánchez tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
City kembali mengancam melalui kombinasi cepat antara Jeremy Doku dan Rodri. Sundulan Rodri hasil umpan silang Doku sempat diblok pemain belakang Chelsea sebelum Erling Haaland mencoba mencetak gol lewat tendangan salto spektakuler. Namun lagi-lagi, pertahanan Chelsea masih mampu bertahan.
Haaland sebenarnya sempat membobol gawang Chelsea pada babak pertama. Sayangnya, gol tersebut dianulir wasit karena Matheus Nunes lebih dulu berada dalam posisi offside sebelum memberikan umpan silang.
Di sisi lain, Chelsea mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik cepat. Namun, rapatnya pertahanan City membuat setiap peluang yang dibangun The Blues selalu kandas di area akhir pertahanan lawan.
Chelsea Berulang Kali Tuntut Penalti
Menjelang akhir babak pertama, Chelsea sempat meminta hadiah penalti setelah João Pedro terjatuh akibat kontak dengan Abdukodir Khusanov di dalam kotak penalti. Namun, wasit memilih melanjutkan pertandingan.
Memasuki babak kedua, intensitas laga semakin meningkat. Manchester City kembali memperoleh peluang emas saat umpan Rayan Cherki diteruskan Nico O’Reilly ke depan gawang. Sayangnya, tandukan jarak dekat Semenyo masih melambung tipis di atas mistar.
Chelsea kembali melancarkan protes kepada wasit usai João Pedro kembali dijatuhkan Khusanov di sisi kanan pertahanan City. Namun, keputusan wasit tidak berubah dan pertandingan tetap dilanjutkan tanpa penalti.
Gol Tumit Semenyo Pecahkan Kebuntuan
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Kesalahan Chelsea dalam menjaga penguasaan bola di area pertahanan sendiri dimanfaatkan sempurna oleh Manchester City.
Haaland bekerja sama dengan Cherki sebelum mengirim umpan matang dari sisi kanan. Semenyo yang berdiri bebas langsung menyambar bola menggunakan tumitnya ke tiang jauh dan tak mampu dijangkau Sanchez.
Gol indah tersebut langsung membakar semangat para pendukung City yang memadati Wembley. Chelsea mencoba bangkit dan kembali menekan di sisa pertandingan, bahkan sempat kembali memprotes keputusan wasit setelah Jorrel Hato dianggap dilanggar Khusanov di kotak penalti.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Manchester City tetap bertahan.
Pep Guardiola Ukir Sejarah Baru
Keberhasilan ini semakin menegaskan era kejayaan Manchester City bersama Pep Guardiola. Gelar Piala FA musim ini menjadi trofi mayor ke-20 yang dipersembahkan pelatih asal Spanyol tersebut selama satu dekade membesut City.
Tak hanya itu, Manchester City kini menjadi tim keenam dalam sejarah sepak bola Inggris yang berhasil meraih double winner kompetisi domestik, yakni menjuarai Carabao Cup dan Piala FA dalam satu musim.
Prestasi tersebut mengulang pencapaian luar biasa mereka pada musim 2018/2019. Kini, City telah mengoleksi delapan trofi Piala FA dan semakin mendekati rekor milik Arsenal serta Manchester United sebagai klub tersukses di kompetisi tertua dunia tersebut.
Bernardo Silva: Hari yang Sangat Spesial
Kapten Manchester City, Bernardo Silva, mengaku sangat bangga bisa kembali mengangkat trofi di Wembley. Menurutnya, Piala FA memiliki tempat khusus di hati para pemain maupun suporter City.
“Piala FA adalah kompetisi yang sangat spesial. Setelah sembilan tahun bersama klub ini, saya tahu betapa pentingnya trofi ini bagi para penggemar. Mengangkat trofi di Wembley sebagai kapten menjadi salah satu momen terbaik dalam karier saya,” ujar Silva.
Setelah sukses di Piala FA, Manchester City kini mengalihkan fokus ke perburuan gelar Liga Primer Inggris. The Citizens masih berpeluang menambah koleksi trofi mereka musim ini dan semakin memperkokoh status sebagai penguasa sepak bola domestik Inggris. (*)













