DIGTALPOS.com, Bontang, Kalimantan Timur – Dalam upaya meningkatkan daya tarik investasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Bontang menghadiri pertemuan penting di Hotel Morissey, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2024).
Pertemuan ini melibatkan koordinasi dengan DPM PTSP Provinsi Kalimantan Timur guna membahas pemetaan lahan potensial yang siap diinvestasikan.
Kepala DPM PTSP Bontang, Aspiannur, mengungkapkan, pertemuan ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan informasi terkait lahan yang tersedia di Kalimantan Timur. “Kegiatan ini adalah langkah awal dalam mengidentifikasi lahan potensial di setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Timur yang dapat ditawarkan kepada investor,” jelasnya.
Aspiannur menekankan pentingnya pemetaan ini untuk memberikan gambaran yang jelas tentang luas, status kepemilikan, dan potensi penggunaan lahan. Hal ini sangat penting untuk mendukung pengembangan investasi dan perencanaan lahan yang lebih efektif.

Data menunjukkan, Kota Bontang memiliki kawasan industri seluas 1.329 hektare. Luas ini berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah.
“Data lahan di Kota Bontang harus didata dan diinventarisasi secara menyeluruh untuk memberikan informasi yang akurat kepada calon investor. Dengan informasi yang lengkap, calon investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih lokasi untuk pengembangan investasi mereka,” tambah Aspiannur.
Dengan adanya data yang lengkap dan terperinci, diharapkan dapat mendukung pengembangan investasi dan memfasilitasi calon investor dalam menemukan lahan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Bontang dan Kalimantan Timur secara keseluruhan. (Adv)













