DIGTALPOS.com, Samarinda – Wacana pengalihfungsian bangunan eks Asrama Atlet Sempaja di Samarinda menjadi asrama mahasiswa mencuat ke publik usai dikemukakan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dalam kunjungan kerjanya beberapa pekan lalu. Namun, rencana ini mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, yang meminta agar tidak terburu-buru mengambil keputusan tanpa kajian mendalam.
Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, menegaskan bahwa perubahan fungsi sebuah aset daerah seperti eks Asrama Atlet bukan perkara sepele. Ia menyebutkan, sebelumnya bangunan tersebut bahkan sempat diwacanakan untuk dijadikan hotel sebagai langkah strategis meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Bangunan eks Asrama Atlet sempat direncanakan untuk difungsikan kembali sebagai hotel. Sekarang muncul gagasan menjadikannya asrama mahasiswa. Ini tentu perubahan fungsi yang cukup signifikan dan harus dikaji secara mendalam dari berbagai aspek, baik ekonomis, sosial, maupun administratif,” kata Sigit, Rabu (23/4/24).
Ia menambahkan, sejauh ini wacana tersebut belum pernah dibahas secara resmi di DPRD Kaltim. Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membawa gagasan ini ke dalam pembahasan formal, terutama di Komisi II DPRD Kaltim yang membidangi persoalan ekonomi, keuangan, dan aset daerah.
“Gagasan Gubernur ini tentu patut diapresiasi, karena mendukung kemajuan pendidikan di Kaltim. Namun kami berharap semua ide strategis tetap melalui proses yang sesuai prosedur, termasuk pembahasan dan masukan dari legislatif,” jelas politisi PAN itu.
Lebih lanjut, Sigit menegaskan bahwa Komisi II DPRD Kaltim terbuka untuk melakukan dialog dan evaluasi terhadap rencana tersebut. Ia menilai, optimalisasi pemanfaatan aset negara harus betul-betul direncanakan agar tidak menjadi beban di masa depan, tetapi justru memberi manfaat yang luas bagi masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.
“Kami di Komisi II siap membuka ruang diskusi dan evaluasi. Apapun keputusannya nanti, harus berbasis pada kepentingan publik dan dilakukan dengan perencanaan yang matang,” tegasnya.
Dengan letak strategis dan fasilitas yang masih bisa dimaksimalkan, bangunan eks Asrama Atlet Sempaja memang memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan tempat tinggal mahasiswa dari berbagai daerah di Kaltim. Namun, pengalihfungsian aset ini tetap membutuhkan kajian yang komprehensif agar tepat sasaran dan sesuai regulasi. (Adv)













