Andi Satya Siap Kawal Kebijakan Zonasi Sekolah yang Dikeluhkan Warga Samarinda Seberang

Andi Satya Siap Kawal Kebijakan Zonasi Sekolah yang Dikeluhkan Warga Samarinda Seberang
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra saat melakukan reses di Samarinda Sebrang (ist)

DIGTALPOS.com, Samarinda, Kalimantan Timur – Sistem zonasi sekolah telah menimbulkan dampak signifikan, salah satunya yaitu banyaknya siswa yang tidak dapat memilih sekolah di tempat yang mereka inginkan. Situasi ini juga dirasakan oleh sejumlah orang tua di Samarinda Seberang, di mana anak-anak mereka harus bersekolah di sekolah swasta karena keterbatasan sistem zonasi.

Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, mengakui kebijakan zonasi memang dapat mempersulit banyak orang tua dan siswa, terutama di daerah pemilihannya. Mereka jadi tidak bisa memilih dengan leluasa sekolah yang dianggap cocok untuk tumbuh kembang anaknya, baik secara kualitas maupun dari segi ekonomi.

“Banyak yang ingin masuk sekolah negeri, tapi karena sistem zonasi harus masuk swasta. Sementara warga banyak yang terkendala masalah biaya,” ucap Andi Satya, Jumat (01/11/2024).

Andi Satya menambahkan, selama melaksanakan reses di sejumlah tempat di Samarinda Seberang, masalah pendidikan adalah salah satu isu utama yang sering dikeluhkan warga. Aspirasi masyarakat ini, menurutnya, akan disampaikan kepada pemerintah untuk mencari solusi terbaik.

“Aspirasi masyarakat ini saya dengarkan dan akan saya sampaikan kepada pemerintah,” tegasnya.

Andi Satya juga berkomitmen untuk mengawal kebijakan yang dikeluhkan masyarakat dan mencari solusi terbaik. “Kami di DPRD berkomitmen untuk memastikan setiap kebijakan berjalan efektif, terutama di daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan. Kami akan terus mengawal agar segera menemukan jalan keluar,” pungkasnya. (adv)

Penulis: PujiEditor: Redaksi