Andi Satya Adi Saputra Serap Keluhan Warga Kelurahan Tenun Soal Akses Kesehatan

Andi Satya Adi Saputra Serap Keluhan Warga Kelurahan Tenun Soal Akses Kesehatan
Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, menggelar reses di salah satu kediaman warga di Jalan Pangeran Bendahara, Samarinda. (ist)

DIGTALPOS.com, Samarinda, Kalimantan Timur – Akses terbatas terhadap layanan kesehatan masih menjadi kendala bagi masyarakat di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang.

Hal ini terungkap saat Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, menggelar reses di salah satu kediaman warga di Jalan Pangeran Bendahara, Sabtu (02/11/2024) malam. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan terkait isu kesehatan.

“Reses ini adalah kesempatan bagi kita untuk mendengarkan suara masyarakat. Kami kembali ke Kelurahan Tenun karena banyaknya dukungan dan aspirasi dari warga di sini. Salah satu isu yang banyak diangkat adalah masalah kesehatan,” ungkap Andi Satya.

Sebagai legislator sekaligus dokter, Andi Satya berkomitmen untuk memperjuangkan setiap keluhan yang disampaikan oleh masyarakat kepada pemerintah agar dapat segera ditindaklanjuti. “Pemerintah harus memikirkan solusi terbaik agar masyarakat dapat terfasilitasi dengan baik,” tegasnya.

Andi Satya juga menyoroti beban ekonomi yang menjadi penghambat utama akses layanan kesehatan bagi banyak warga. “Bayangkan satu keluarga dengan 7-8 anggota harus membayar iuran BPJS sebesar Rp 43.000 per orang setiap bulan. Ini sangat berat bagi mereka, sehingga banyak yang akhirnya tidak aktif,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa banyak warga kurang mampu hanya mengandalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS, namun sayangnya tidak semua layanan kesehatan bisa diakses dengan BPJS. “Ini menjadi kendala besar yang perlu kita carikan solusinya bersama,” tambah Andi Satya.

Untuk langkah ke depannya, Andi Satya berencana mengadakan pembicaraan dengan para pemangku kepentingan terkait, terutama setelah terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang baru. “Kami akan terus berjuang agar akses kesehatan bagi seluruh warga dapat diperbaiki dan dipermudah,” tutupnya.

Dalam reses tersebut, warga Kelurahan Tenun berharap agar perhatian dan solusi konkret dari pemerintah segera terwujud, sehingga mereka dapat menikmati layanan kesehatan yang layak dan terjangkau. (Adv)

Penulis: PujiEditor: Redaksi