DIGTALPOS.com, Bontang – Komisi II DPRD Kota Bontang, Bakhtiar Wakkang, menanggapi keluhan pedagang di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) yang sering kehilangan barang dagangan.
BW sapaan akrab Bakhtiar Wakkang meminta pengelola pasar untuk memperbaiki manajemen waktu operasional pedagang agar hal itu tidak terulang kembali.
Misalnya, pukul 23.00 sampai pukul 02.00 dini hari ditutup, disterilkan. “Pukul 03.00 mulai dibuka lagi,” katanya ditemui baru-baru ini.
Rencana ini bertujuan untuk memantau siapa saja yang masuk dan beraktivitas di dalam pasar pada jam-jam tertentu, sehingga dapat lebih mudah mendeteksi jika terjadi kehilangan barang. BW juga menyarankan agar manajemen pasar membuat kesepakatan tentang jam operasional dan siapa yang boleh masuk.
Selain itu, dalam upaya meningkatkan keamanan di pasar, BW menekankan pentingnya memaksimalkan aspek pendukung keamanan, seperti sekuriti yang bertugas di area pasar.
Rencana yang diusulkan oleh BW ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kehilangan barang dagangan yang sering dialami oleh pedagang di Pasar Tamrin, serta meningkatkan keamanan di pasar tersebut. Selanjutnya, rencana ini akan dibahas lebih lanjut oleh pihak terkait untuk implementasinya.
“Fasilitas keamanan seperti perangkat CCTV dan pagar yang mengelilingi pasar juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan tingkat keamanan,” jelasny.
Korlap Pasar Tamrin, Mustafa, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaksanakan pengamanan dengan sebaik-baiknya dan rutin melakukan patroli. “Jika ada sesuatu yang mencurigakan, biasanya langsung kami tegur,” jelasnya. (Adv)













