DKP3 Bontang Launching Smart Tani Go to School di SDN 005 Berbas Pantai

DKP3 Bontang Launching Smart Tani Go to School di SDN 005 Berbas Pantai
Kepala DKP3 Bontang, Ahmad Aznem bersama Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat Launching Smart Tani Go to School. (ist)

DIGTALPOS.com, Bontang – Upaya menanamkan kesadaran lingkungan dan pentingnya ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3). Salah satunya lewat program Smart Tani Go to School yang kembali diluncurkan di SDN 005 Kelurahan Berbas Pantai, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sekolah ketiga di Kota Bontang yang menjalankan program edukasi pertanian berbasis lingkungan bagi pelajar sekolah dasar. Suasana peluncuran berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para siswa tampak bersemangat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari praktik menanam hingga lomba tanaman terbaik antar kelas.

Launching program dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, didampingi Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem. Turut hadir jajaran Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, serta para orang tua siswa yang ikut memberikan dukungan terhadap program tersebut.

Kepala DKP3 Bontang, Ahmad Aznem, menjelaskan bahwa Smart Tani Go to School merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk mengenalkan dunia pertanian, ketahanan pangan, dan kepedulian lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini.

Menurutnya, pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui teori di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik langsung agar siswa lebih mudah memahami proses bercocok tanam dan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

“Melalui program ini anak-anak diperkenalkan pada proses menanam, merawat tanaman, hingga memahami manfaatnya bagi kehidupan. Kami ingin membangun kesadaran sejak dini bahwa pertanian dan lingkungan memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menilai, metode pembelajaran berbasis praktik lebih efektif dalam membangun rasa tanggung jawab serta kepedulian anak terhadap lingkungan. Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian yang selama ini mulai kurang diminati.

Ahmad Aznem menambahkan, ke depan program Smart Tani Go to School akan terus diperluas ke sejumlah sekolah lainnya di Kota Bontang. Hal itu sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang lebih peduli terhadap ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengapresiasi langkah DKP3 yang menghadirkan program edukasi pertanian di lingkungan sekolah dasar. Ia menilai pendidikan karakter, disiplin, dan kepedulian lingkungan perlu dibangun sejak anak-anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan interaktif.

Menurut Neni, kebiasaan sederhana seperti menanam dan merawat tanaman dapat membentuk karakter anak menjadi lebih bertanggung jawab serta memiliki rasa cinta terhadap alam dan lingkungan sekitarnya.

“Anak-anak harus dibiasakan mencintai lingkungan sejak kecil. Dari kegiatan sederhana seperti menanam dan merawat tanaman, mereka belajar tanggung jawab, disiplin, dan menghargai alam,” kata Neni.

Ia juga mengajak para siswa untuk terus rajin belajar dan aktif menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun rumah. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung ketahanan pangan daerah di masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tampak antusias mengikuti praktik menanam yang dipandu langsung oleh tim DKP3. Mereka diajarkan cara menanam bibit, merawat tanaman, hingga memahami pentingnya menjaga kesuburan tanah dan kebersihan lingkungan sekolah.

Selain itu, lomba tanaman terbaik antar kelas turut menjadi daya tarik tersendiri. Setiap kelas berlomba menampilkan tanaman yang paling sehat dan terawat. Sorak semangat para siswa membuat suasana kegiatan semakin hidup dan penuh keceriaan.

Melalui program Smart Tani Go to School, Pemerintah Kota Bontang berharap budaya mencintai lingkungan dan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. Program ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kebiasaan positif sejak dini demi menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan di Kota Bontang. (Adv)

Penulis: RaeEditor: Redaksi