DIGTALPOS.com – Langkah pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, harus terhenti lebih awal pada ajang bergengsi Singapore Open 2026. Menghadapi unggulan pertama asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, Tiwi/Fadia kalah dua gim langsung pada babak 32 besar dengan skor identik 15-21, 15-21.
Pertandingan yang berlangsung pada hari pertama turnamen tersebut menjadi ujian berat bagi wakil Merah Putih. Tiwi/Fadia menjadi pasangan Indonesia pertama yang turun bertanding di Singapore Open 2026, namun mereka harus langsung berhadapan dengan salah satu pasangan terkuat dunia saat ini.
Meski akhirnya kalah, Tiwi/Fadia sejatinya sempat memberikan perlawanan sengit pada awal pertandingan. Mereka membuka laga dengan cukup meyakinkan lewat keunggulan 2-0. Namun, pasangan China mampu merespons cepat dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Pertarungan kemudian berlangsung ketat di awal gim pertama. Tiwi/Fadia sempat menjaga permainan tetap seimbang bahkan kembali unggul tipis 7-6. Sayangnya, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan setelah Liu/Tan tampil lebih agresif dan sukses merebut tiga poin beruntun.
Tekanan demi tekanan dari pasangan unggulan pertama membuat Tiwi/Fadia mulai kesulitan mengembangkan permainan. Pada interval gim pertama, pasangan Indonesia tertinggal 8-11. Selepas jeda, Liu/Tan semakin nyaman memainkan tempo pertandingan.
Smash keras dan permainan cepat khas pasangan China membuat Tiwi/Fadia sulit mengejar ketertinggalan. Upaya untuk memperpendek jarak poin beberapa kali dilakukan, namun Liu/Tan tampil lebih konsisten hingga akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-15.
Memasuki gim kedua, dominasi pasangan China semakin terlihat. Liu/Tan langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Kombinasi serangan tajam dan pertahanan rapat membuat Tiwi/Fadia kerepotan mengimbangi ritme permainan lawan.
Bahkan, pasangan Indonesia baru mampu meraih poin pertama saat lawan sudah mengoleksi empat angka. Situasi tersebut menunjukkan betapa solidnya permainan Liu/Tan yang terus menjaga intensitas serangan.
Tiwi/Fadia beberapa kali mencoba bangkit dan mencuri poin melalui reli-reli panjang. Namun, pasangan China tetap tampil disiplin dan tidak memberikan banyak celah. Pada interval gim kedua, Tiwi/Fadia kembali tertinggal cukup jauh dengan skor 5-11.
Selepas interval, Tiwi/Fadia sempat memperlihatkan semangat pantang menyerah. Mereka mencoba bermain lebih tenang dan solid sehingga mampu menambah beberapa poin penting. Akan tetapi, Liu/Tan tetap berada di atas angin dan terus menjauh dalam perolehan angka.
Saat skor memasuki fase krusial, Tiwi/Fadia sempat memberi harapan dengan meraih lima poin beruntun dan menahan lawan di angka 20. Namun, kebangkitan tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Liu/Tan akhirnya memastikan kemenangan usai merebut poin terakhir dan menutup gim kedua dengan skor 21-15.
Hasil ini membuat Tiwi/Fadia gagal melangkah ke babak kedua Singapore Open 2026. Kekalahan tersebut sekaligus memastikan Indonesia tidak lagi memiliki wakil di sektor ganda putri pada turnamen level elite tersebut.
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Tiwi/Fadia untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya. Meski belum mampu menumbangkan unggulan teratas dunia, pasangan Indonesia tersebut tetap menunjukkan semangat juang tinggi, terutama saat mencoba bangkit di penghujung gim kedua. (*)













