Investasi Melejit di Bontang: DPM-PTSP Laporkan Pertumbuhan Signifikan Tahun 2024

Investasi Melejit di Bontang: DPM-PTSP Laporkan Pertumbuhan Signifikan Tahun 2024
Kepala Bidang Penanaman Modal DPM-PTSP Bontang, Karel. (Dok.digtalpos)

DIGTALPOS.com, Bontang, Kalimantan Timur – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang mengumumkan realisasi investasi tahun 2024 yang mencatat pertumbuhan yang luar biasa. Ini adalah kabar baik bagi perekonomian daerah yang terus menunjukkan potensi besar untuk berkembang.

Kepala Bidang Penanaman Modal DPM-PTSP Bontang, Karel, menyampaikan, realisasi investasi sepanjang tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dari pelaku usaha non-UMK (Usaha Mikro dan Kecil).

“Pertumbuhan investasi yang sangat menakjubkan ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap potensi Kota Bontang,” ujar Karel, dalam keterangan persnya, Rabu (25/9/2024).

Pada Triwulan 1 tahun 2024, penanaman modal dalam negeri (PMDN) dari pelaku usaha non-UMK mencapai Rp 567.435.705.438, sedangkan penanaman modal asing (PMA) tercatat sebesar Rp 102.778.141.779. Angka ini menunjukkan semangat para pelaku usaha untuk berinvestasi di Bontang, meskipun menghadapi tantangan masa pandemi.

Memasuki Triwulan 2, realisasi investasi terus mengalami kenaikan. PMDN mencapai Rp 311.178.239.864, sementara PMA tercatat sebesar Rp 7.503.719.958. “Kami mencatat adanya peningkatan yang cukup signifikan di Triwulan kedua, yang menunjukkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Bontang,” ungkap Karel.

Investasi Melejit di Bontang: DPM-PTSP Laporkan Pertumbuhan Signifikan Tahun 2024
Kantor DPM-PTSP Bontang. (Dok.digtalpos)

Secara keseluruhan, hingga Triwulan 2 tahun 2024, total investasi di Bontang mencapai Rp 878.613.945.322 untuk PMDN dan Rp 110.281.861.757 untuk PMA. Pelaporan investasi dilakukan secara triwulanan untuk memberikan gambaran real-time tentang perkembangan investasi di kota ini.

Karel juga menjelaskan bahwa untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK), laporan realisasi investasi semester 1 2024 menunjukkan dua kategori, yaitu modal tetap dan modal kerja. Modal tetap tercatat sebesar Rp 1.113.895.186, sementara modal kerja mencapai Rp 5.263.251.223. “Ini menunjukkan bahwa UMK di Bontang juga aktif dalam pengembangan usaha mereka,” tambahnya.

Jumlah pelaku usaha UMK yang melapor ke DPM-PTSP mencapai 200, sementara untuk pelaku usaha non-UMK terdapat 282 yang melapor untuk PMDN dan 11 untuk PMA. Kegiatan pelaporan ini penting untuk memantau dan mengelola investasi di daerah.

DPM-PTSP berkomitmen untuk terus memfasilitasi para investor dan pelaku usaha, serta mendorong mereka untuk berinvestasi di Bontang. Dengan meningkatnya investasi, diharapkan perekonomian daerah akan semakin tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Investasi adalah kunci untuk pertumbuhan ekonomi. Kami berharap dengan dukungan yang terus-menerus, Bontang dapat menjadi daerah yang menarik bagi para investor,” tutup Karel. (Adv)

 

Penulis: Lufti AzizEditor: Redaksi