DIGTALPOS.com – Timnas Mesir memulai rangkaian persiapan menuju ajang bergengsi Piala Dunia 2026 dengan hasil positif. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Internasional Kairo, Jumat (29/5/2026), skuad berjuluk The Pharaohs berhasil menundukkan Rusia dengan skor tipis 1-0 dalam laga uji coba internasional.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Mesir karena diraih tanpa kehadiran megabintang mereka, Mohamed Salah. Pelatih Hossam Hassan memilih mengistirahatkan penyerang andalan tersebut demi menjaga kondisi fisiknya menjelang turnamen terbesar sepak bola dunia yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski tanpa Salah, Mesir tetap tampil percaya diri dengan menurunkan sejumlah pemain inti. Winger tajam Omar Marmoush yang kini memperkuat Manchester City dipercaya tampil sejak menit awal untuk memimpin lini serang. Sementara itu, bek tengah Mohamed Abdelmoneim juga kembali merumput setelah sempat absen cukup lama akibat cedera.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Mesir mencoba mendominasi penguasaan bola dengan dukungan penuh publik Kairo, sedangkan Rusia lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat. Namun, kedua tim sama-sama mengalami kesulitan menembus lini pertahanan lawan yang tampil disiplin.
Peluang demi peluang sebenarnya sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap bertahan 0-0 sepanjang babak pertama. Rusia beberapa kali mengancam melalui skema bola mati, sedangkan Mesir mengandalkan kreativitas Marmoush di sektor sayap untuk membuka ruang serangan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-64. Pemain pengganti Mostafa Ziko sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut umpan silang akurat dari Mohamed Hany. Sundulan Ziko gagal diantisipasi penjaga gawang Rusia, Stanislav Agkatsev, dan membawa Mesir unggul 1-0.
Gol tersebut langsung membakar semangat para suporter tuan rumah yang memenuhi stadion. Rusia kemudian meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyeimbang. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke area pertahanan Mesir pada sisa waktu pertandingan.
Namun, lini belakang Mesir tampil solid dan disiplin. Kombinasi pengalaman serta koordinasi yang baik membuat Rusia frustrasi hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 untuk kemenangan Mesir pun bertahan hingga akhir laga.
Selain hasil kemenangan, pertandingan ini juga menjadi ajang penting bagi Hossam Hassan untuk mengukur kedalaman skuadnya. Sepanjang pertandingan, sang pelatih melakukan total 10 pergantian pemain untuk melihat kesiapan para pemain pelapis menghadapi ketatnya persaingan di Piala Dunia nanti.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat Mesir akan menghadapi jadwal padat selama turnamen berlangsung. Hassan tampaknya ingin memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur, baik secara fisik maupun mental.
Kemenangan atas Rusia menjadi suntikan kepercayaan diri bagi The Pharaohs sebelum menjalani laga uji coba terakhir melawan Brasil di Cleveland, Amerika Serikat, pada 7 Juni 2026.
Setelah itu, fokus Mesir akan sepenuhnya tertuju ke Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan memulai perjuangan di Grup G dengan menghadapi Belgia di Seattle pada 16 Juni 2026. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi ujian berat sekaligus penentu langkah awal Mesir dalam upaya menciptakan kejutan di turnamen sepak bola paling prestisius di dunia tersebut.













