DIGITALPOS.com, Samarinda – Persiapan kontingen Kota Samarinda untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur mulai menjadi perhatian serius Komisi IV DPRD Kota Samarinda. Lembaga legislatif itu menegaskan komitmennya untuk mengawal proses penyusunan hingga pembahasan anggaran agar seluruh kebutuhan atlet dapat terpenuhi dan tidak menghambat persiapan menuju ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan kepastian dukungan anggaran harus segera dituntaskan. Menurutnya, atlet membutuhkan jaminan bahwa seluruh kebutuhan mereka, mulai dari operasional, akomodasi, perlengkapan, hingga hak-hak lainnya, telah dipersiapkan dengan baik sebelum bertanding.
Ia menilai, semakin cepat kepastian anggaran diperoleh, semakin fokus pula para atlet dalam menjalani program latihan tanpa dibayangi persoalan administratif maupun pembiayaan.
“Persiapan ini harus segera dipastikan. Semua pihak perlu duduk bersama untuk menyepakati langkah yang akan diambil sehingga kepesertaan atlet, khususnya kontingen Samarinda, memiliki kepastian,” ujar Novan, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Novan, keberhasilan sebuah kontingen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet di arena pertandingan, tetapi juga bergantung pada kesiapan seluruh aspek pendukung yang disiapkan sejak jauh hari. Karena itu, ia mendorong Pemerintah Kota Samarinda, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), organisasi cabang olahraga, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi agar proses persiapan berjalan sesuai jadwal.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan, mulai dari pendataan atlet, penyusunan kebutuhan kontingen, hingga kepastian anggaran, harus diselesaikan lebih awal. Dengan demikian, para atlet dapat sepenuhnya memusatkan perhatian pada latihan dan peningkatan performa menjelang Porprov.
Selain membahas kesiapan keberangkatan kontingen, Komisi IV DPRD juga mulai mencermati kebutuhan anggaran yang diperkirakan cukup besar. Berdasarkan informasi awal yang diterima DPRD, kebutuhan dana untuk mendukung keikutsertaan kontingen Samarinda diproyeksikan mencapai lebih dari Rp10 miliar.
Anggaran tersebut diperkirakan akan digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan selama pelaksanaan Porprov, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, perlengkapan pertandingan, hingga dukungan operasional bagi atlet, pelatih, dan ofisial.
“Dari informasi yang kami terima, kebutuhan anggaran diproyeksikan sekitar Rp10 miliar lebih. Dana tersebut rencananya digunakan untuk mendukung operasional dan seluruh kebutuhan pelaksanaan Porprov. Namun hingga saat ini, usulan itu masih bersifat awal dan belum diajukan secara resmi kepada DPRD,” jelasnya.
Meski demikian, Novan menegaskan angka tersebut masih berupa estimasi awal. DPRD hingga kini belum menerima dokumen resmi mengenai rincian kebutuhan anggaran sehingga proses pembahasan belum dapat dilakukan.
Menurutnya, rincian anggaran menjadi hal yang sangat penting agar setiap alokasi dana dapat dikaji secara menyeluruh dan disesuaikan dengan mekanisme penganggaran daerah. Dengan begitu, pembahasan dapat berlangsung secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Ia memastikan Komisi IV DPRD Kota Samarinda akan mengawal setiap tahapan pembahasan setelah usulan resmi diterima. Pengawasan tersebut dilakukan agar seluruh kebutuhan atlet benar-benar terakomodasi, tanpa mengesampingkan prinsip efisiensi dan kehati-hatian dalam penggunaan anggaran daerah.
Novan juga mengingatkan agar anggaran yang nantinya disetujui benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Ia berharap tidak ada pemborosan ataupun penggunaan dana yang tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan kontingen selama mengikuti Porprov.
Menurutnya, dukungan anggaran bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif keberangkatan atlet. Lebih dari itu, pembiayaan yang memadai merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun prestasi olahraga sekaligus memberikan apresiasi kepada atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Kota Samarinda di tingkat provinsi.
“Harapannya, seluruh proses penyusunan kebutuhan kontingen dapat segera diselesaikan sehingga pembahasan anggaran juga bisa dilakukan tepat waktu. Dengan persiapan yang matang, para atlet dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Kota Samarinda,” pungkasnya. (Adv)













