DIGITALPOS.com, Samarinda – Semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan mulai ditanamkan kepada puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Samarinda yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 42 peserta terpilih mendapatkan pembekalan khusus mengenai peran strategis generasi muda dalam membangun demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda, Kamis (16/7/2026), menghadirkan Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, sebagai narasumber utama. Pembekalan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka sebelum mereka menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan kemerdekaan 17 Agustus mendatang.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial saat upacara kenegaraan. Lebih dari itu, para peserta merupakan representasi generasi muda yang diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, serta mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami memberikan pembekalan tentang peran generasi muda dalam membangun demokrasi yang berlandaskan Pancasila,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa materi yang diberikan tidak hanya mengulas lima sila Pancasila sebagai dasar negara secara teoritis. Para peserta diajak memahami makna filosofis di balik setiap sila, sekaligus bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Menurutnya, pemahaman yang mendalam terhadap Pancasila menjadi fondasi penting bagi generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
“Pancasila jangan hanya dihafal, tetapi harus menjadi pedoman dalam bersikap, mengambil keputusan, menghargai perbedaan, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” katanya.
Ia juga menilai para calon Paskibraka merupakan bagian dari generasi yang akan berada pada usia produktif ketika Indonesia memasuki momentum Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, mereka memiliki tanggung jawab besar untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik melalui peningkatan kualitas pendidikan, karakter, maupun kemampuan kepemimpinan.
“Mereka harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda hari ini,” tuturnya.
Ketua DPRD turut memberikan apresiasi atas proses seleksi calon Paskibraka yang berlangsung sangat kompetitif. Dari sekitar 300 pelajar yang mengikuti berbagai tahapan seleksi, hanya 42 orang yang berhasil lolos dan berhak mengikuti pendidikan serta pelatihan intensif.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan prestasi yang patut dibanggakan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Artinya, mereka adalah putra-putri terbaik Samarinda yang telah melalui proses seleksi secara ketat. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk terus mengembangkan diri,” ungkapnya.
Selama masa pendidikan dan pelatihan, para peserta tidak hanya ditempa secara fisik melalui latihan baris-berbaris. Mereka juga dibentuk dari sisi mental, disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, hingga kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selain menyampaikan materi kebangsaan, Ketua DPRD juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus belajar, memperluas wawasan, dan aktif membangun relasi yang positif. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga karakter, etika, serta kemauan untuk terus berkembang.
Ia pun mengingatkan agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang dalam meraih cita-cita. Saat ini, kata dia, terdapat berbagai program beasiswa dari pemerintah maupun lembaga lain yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Tidak ada alasan untuk berhenti belajar hanya karena persoalan ekonomi. Banyak peluang beasiswa yang bisa dimanfaatkan. Yang terpenting adalah terus berprestasi dan memiliki semangat untuk maju,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD turut menanggapi rencana pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Meski belum mengetahui siapa yang akan bertugas memimpin maupun menjadi petugas upacara di tingkat nasional, ia berharap putra-putri terbaik Kalimantan Timur dapat diberikan kesempatan untuk terlibat.
“Kami berharap masyarakat dan putra-putri terbaik Kalimantan Timur dilibatkan dalam upacara di IKN,” pungkasnya.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda daerah dalam agenda kenegaraan di IKN bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga menjadi simbol bahwa pembangunan ibu kota negara baru merupakan milik seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Timur sebagai tuan rumah. Partisipasi tersebut diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki, menumbuhkan semangat nasionalisme, sekaligus mendorong generasi muda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa di masa depan. (Adv)













