DIGTALPOS.com – Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung pembangunan dan pengamanan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali ditegaskan. Kapolda Kalimantan Timur, Endar Priantoro memimpin langsung kegiatan syukuran, doa bersama, sekaligus peletakan batu pertama pembangunan kantor pendukung Persil Polresta IKN Tahap I, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan infrastruktur kepolisian di kawasan strategis nasional yang saat ini terus berkembang pesat. Pembangunan fasilitas pendukung Polresta IKN itu juga menjadi simbol keseriusan Polri dalam memastikan stabilitas keamanan dan pelayanan publik berjalan optimal di tengah transformasi besar menuju ibu kota baru Indonesia.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri sejumlah pejabat kepolisian, unsur pemerintah, perwakilan Otorita IKN, kontraktor pelaksana, hingga tokoh masyarakat sekitar. Prosesi doa bersama turut dilakukan sebagai bentuk harapan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Dalam keterangannya, Kapolda Endar menegaskan bahwa pembangunan kawasan IKN yang semakin masif membawa konsekuensi terhadap meningkatnya kebutuhan pengamanan serta kesiapan personel kepolisian di lapangan.
Menurutnya, aktivitas pembangunan yang terus berlangsung di kawasan IKN dan wilayah penyangga, ditambah pertumbuhan jumlah penduduk serta dinamika sosial yang semakin kompleks, menuntut kehadiran aparat kepolisian yang profesional, responsif, dan didukung fasilitas yang memadai.
“Keberadaan Polresta IKN bukan sekadar penambahan satuan kewilayahan baru, melainkan manifestasi kesiapan Polri dalam mengawal simbol peradaban baru Indonesia,” ujar Endar Priantoro.
Ia menilai, pembangunan kantor pendukung Polresta IKN merupakan langkah strategis untuk menutup potensi kerawanan sejak dini di kawasan yang nantinya menjadi pusat pemerintahan Indonesia tersebut.
Lebih jauh, Kapolda menyampaikan bahwa keberadaan Polresta IKN nantinya memiliki peran vital dalam mendukung berbagai aspek pembangunan di kawasan ibu kota baru. Tak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga memastikan kelancaran logistik pembangunan, mendukung aktivitas Otorita IKN, meningkatkan kesiapsiagaan operasional, hingga mengawal transformasi budaya serta lingkungan yang menjadi ciri khas IKN.
Menurutnya, konsep pembangunan IKN sebagai smart city dan forest city membutuhkan sistem pengamanan yang modern, adaptif, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tata ruang kawasan.
Sebab itu, Kapolda mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan agar memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya memperhatikan aspek estetika, keberlanjutan lingkungan, dan ketahanan bangunan agar sejalan dengan visi besar pembangunan IKN.
Selain itu, Kapolda juga meminta agar komunikasi dan koordinasi antara Polda Kaltim, Otorita IKN, serta pihak kontraktor terus diperkuat demi memastikan pembangunan berjalan sinkron dengan konsep besar pengembangan ibu kota baru.
“Kegiatan hari ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus permohonan restu kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan membawa berkah bagi kita semua,” katanya.
Tak hanya itu, Endar Priantoro juga mengajak masyarakat sekitar untuk turut mendukung pembangunan fasilitas kepolisian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan kantor pendukung Polresta IKN nantinya bukan hanya menjadi fasilitas institusi Polri semata, tetapi juga bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kehadiran fasilitas ini adalah milik kita bersama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di tanah Kalimantan Timur, khususnya di kawasan IKN,” pungkasnya.
Pembangunan kantor pendukung Persil Polresta IKN Tahap I ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan sistem keamanan di kawasan ibu kota baru, sekaligus mempertegas kesiapan Polri dalam mengawal perjalanan besar Indonesia menuju pusat pemerintahan masa depan. (*)













