DIGTALPOS.com, Samarinda—Memperingati Hari Buruh Internasional, seruan untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja kembali digaungkan. Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, mengajak pemerintah untuk lebih intensif menjalin komunikasi dengan kalangan pengusaha guna mencari solusi konkret bagi peningkatan taraf hidup buruh yang dinilai masih di bawah standar layak.
“Kesejahteraan buruh kita saat ini masih jauh dari ideal. Kami mendorong agar pemerintah lebih aktif berdialog dengan para pengusaha untuk mencari jalan keluar yang bisa meningkatkan kesejahteraan buruh,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, Kamis (1/5/2025).
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan buruh seharusnya menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan dunia usaha. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan menaikkan komponen pendapatan buruh secara bertahap, tanpa membebani pengusaha secara berlebihan.
“Komponen pendapatan buruh memang harus ditingkatkan. Tapi untuk itu, biaya produksi yang ditanggung pengusaha juga perlu ditekan. Caranya, misalnya, dengan mempersingkat birokrasi perizinan dan menghapus biaya-biaya tidak perlu yang selama ini membebani pengusaha. Kalau biaya-biaya itu bisa ditekan, keuntungannya bisa dialihkan untuk menaikkan upah buruh,” jelas Darlis.
Ia menegaskan bahwa selama biaya non-operasional seperti birokrasi yang rumit dan pungutan tidak resmi masih menjadi beban, maka kenaikan upah buruh akan sulit terwujud. Karena itu, pemerintah harus memainkan peran strategis dalam menciptakan iklim usaha yang lebih efisien dan kondusif.
“Kalau pemerintah bisa memangkas birokrasi dan menekan biaya tambahan yang tidak relevan, itu bisa menjadi ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh,” tambahnya.
Sebagai penutup, Darlis menekankan pentingnya terciptanya keseimbangan antara kepentingan buruh, pengusaha, dan pemerintah agar tercipta kondisi kerja yang saling menguntungkan.
“Harus ada kompensasi. Pemerintah menekan biaya pengurusan usaha, perusahaan sebagai gantinya meningkatkan struktur pendapatan buruh. Kalau itu dilakukan, kesejahteraan buruh akan ikut meningkat. Harapan kita seperti itu,” tutupnya. (Adv)













