DIGTALPOS.com – Kabar baik bagi masyarakat pengguna kendaraan bermotor. Sejumlah badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia kompak mempertahankan harga jual produknya per 1 November 2026. Tidak ada kenaikan maupun penurunan harga di sejumlah SPBU, termasuk Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo Energy Indonesia.
Dengan keputusan tersebut, masyarakat masih bisa membeli BBM dengan harga yang sama seperti periode sebelumnya. Kepastian ini sekaligus memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen, terutama di tengah kebutuhan bahan bakar yang menjadi salah satu pengeluaran rutin masyarakat.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa hingga awal November 2026 belum ada penyesuaian harga BBM di lingkungan perusahaan tersebut.
“Tidak ada perubahan harga ya,” ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga kepada CNBC Indonesia, Senin (2/11/2026).
Sebagai gambaran, harga BBM di SPBU Pertamina wilayah DKI Jakarta masih bertahan. Untuk jenis bensin, Pertamax dengan Research Octane Number (RON) 92 tetap dijual Rp15.950 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green 95 masih dibanderol Rp19.150 per liter. Adapun Pertamax Turbo dengan RON 98 belum mengalami perubahan dan tetap berada di angka Rp19.600 per liter.
Tak hanya BBM jenis bensin, harga bahan bakar diesel non-subsidi juga masih belum mengalami penyesuaian. Dexlite tetap dijual Rp23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex dipatok Rp25.200 per liter.
Stabilnya harga tersebut membuat konsumen belum perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli BBM dibandingkan periode sebelumnya.
Meski demikian, masyarakat perlu mengetahui bahwa harga yang disebutkan merupakan harga BBM di wilayah DKI Jakarta. Harga di daerah lain dapat berbeda menyesuaikan kebijakan distribusi dan ketentuan harga yang berlaku di masing-masing wilayah.
Untuk memastikan harga terbaru sebelum mengisi bahan bakar, konsumen dapat memantau informasi resmi dari masing-masing penyedia BBM. (*)













