Daerah  

Hak Angket DPRD Kaltim Makin Panas, Legislator “Maraton” ke Jakarta Pastikan Tak Salah Langkah

Hak Angket DPRD Kaltim Makin Panas, Legislator “Maraton” ke Jakarta Pastikan Tak Salah Langkah
DPRD Kaltim. (ist)

DIGTALPOS.com, Samarinda – Peta politik di Karang Paci, sebutan untuk Gedung DPRD Kalimantan Timur, tengah memanas. Wacana penggunaan Hak Angket yang belakangan menjadi sorotan publik kini memasuki babak baru. Para legislator Kaltim tampak tidak ingin gegabah dalam mengambil langkah, hingga harus melakukan serangkaian konsultasi intensif ke Jakarta demi memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor hukum.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi polemik baru yang dapat menggugurkan proses Hak Angket hanya karena persoalan administratif maupun kesalahan prosedur. Tak tanggung-tanggung, rombongan DPRD Kaltim menggelar konsultasi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan Kantor Badan Penghubung (Banhub) Kaltim di Jakarta pada Selasa (19/5/2026).

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mengungkapkan bahwa pembahasan di ibu kota berlangsung cukup alot dan penuh kehati-hatian. Rapat yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB itu baru berakhir menjelang sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurutnya, konsultasi tersebut bukan semata formalitas, melainkan upaya untuk memastikan tidak ada celah hukum yang dapat dipersoalkan di kemudian hari.

“Diskusi dan konsultasi ini sifatnya memastikan lagi. Kita tentu tidak mau melanggar aturan. Walaupun di PP dan Tata Tertib sudah jelas mengatur tahapan persyaratan pengusulan sampai kesepakatan Hak Angket, tetapi kita ingin memastikan jangan sampai ada hal yang terlewat,” ujar Ananda.

Ia menegaskan, Hak Angket merupakan instrumen politik yang cukup serius dan belum pernah benar-benar diuji pada periode DPRD Kaltim saat ini. Karena itu, kehati-hatian menjadi langkah mutlak agar proses yang sedang berjalan tidak berujung menjadi kontroversi baru.

Langkah “maraton politik” ke Jakarta itu pun dinilai sebagai bentuk antisipasi agar DPRD tidak dianggap bertindak serampangan. Apalagi, sorotan publik terhadap isu ini terus menguat seiring munculnya tekanan dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.

Dari hasil konsultasi tersebut, DPRD Kaltim mendapat sinyal positif dari Kemendagri. Secara umum, seluruh tahapan dan mekanisme internal yang telah ditempuh dinilai sudah sesuai aturan dan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Intinya pihak Kemendagri juga menyampaikan mekanisme sudah sesuai dan sudah bisa dibawa ke rapat Banmus untuk penjadwalan Paripurna Khusus,” tegas Ananda.

Secara politik, usulan Hak Angket ini juga disebut memiliki dukungan yang cukup kuat di internal legislatif. Usulan tersebut lahir dari gabungan enam fraksi di DPRD Kaltim dan telah mengantongi tanda tangan resmi dari 21 anggota dewan.

Jumlah itu dinilai sudah memenuhi syarat untuk membawa usulan Hak Angket ke tahapan lebih lanjut. Dukungan besar dari lintas fraksi menunjukkan bahwa isu yang diangkat bukan sekadar manuver politik biasa, melainkan persoalan yang dianggap serius oleh mayoritas anggota dewan.

Kini, bola panas berada di tangan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim. Berkas yang telah memperoleh disposisi resmi akan segera dibahas untuk menentukan jadwal Rapat Paripurna Khusus sebagai pintu masuk resmi penggunaan Hak Angket.

Namun tekanan dari luar parlemen juga terus menguat. Sejumlah elemen mahasiswa yang sejak awal mengawal isu tersebut menuntut agar seluruh proses dilakukan secara terbuka dan transparan sesuai amanat undang-undang.

Aliansi mahasiswa bahkan mengingatkan agar rapat Banmus tidak menjadi ruang kompromi politik tertutup yang justru memperlambat proses. Mereka mendesak DPRD Kaltim agar segera membawa persoalan ini ke forum paripurna sehingga dapat diketahui publik secara luas.

Desakan tersebut menjadi ujian tersendiri bagi DPRD Kaltim. Di satu sisi, dewan ingin memastikan setiap langkah sesuai aturan. Namun di sisi lain, masyarakat menuntut keberanian politik dan transparansi penuh dalam proses pengambilan keputusan.

Situasi ini membuat tensi politik di Karang Paci diperkirakan masih akan terus memanas dalam beberapa hari ke depan. Publik kini menanti, apakah rapat Banmus akan bergerak cepat menjadwalkan Paripurna Khusus Hak Angket, atau justru memunculkan dinamika baru yang semakin memperpanjang polemik politik di Benua Etam.

Satu hal yang pasti, sorotan masyarakat terhadap DPRD Kaltim kini semakin tajam. Aliansi mahasiswa dan berbagai elemen publik dipastikan akan terus mengawal proses tersebut hingga palu sidang Paripurna Khusus benar-benar diketuk. (*)

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

cuaca 898100156

cuaca 898100157

cuaca 898100158

cuaca 898100159

cuaca 898100160

cuaca 898100161

cuaca 898100162

cuaca 898100163

cuaca 898100164

cuaca 898100165

cuaca 898100166

cuaca 898100167

cuaca 898100168

cuaca 898100169

cuaca 898100170

cuaca 898100171

cuaca 898100172

cuaca 898100173

cuaca 898100174

cuaca 898100175

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

article 710000181

article 710000182

article 710000183

article 710000184

article 710000185

article 710000186

article 710000187

article 710000188

article 710000189

article 710000190

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

article 710000201

article 710000202

article 710000203

article 710000204

article 710000205

article 710000206

article 710000207

article 710000208

article 710000209

article 710000210

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

artikel 338000001

artikel 338000002

artikel 338000003

artikel 338000004

artikel 338000005

artikel 338000006

artikel 338000007

artikel 338000008

artikel 338000009

artikel 338000010

artikel 338000011

artikel 338000012

artikel 338000013

artikel 338000014

artikel 338000015

artikel 338000016

artikel 338000017

artikel 338000018

artikel 338000019

artikel 338000020

artikel 338000021

artikel 338000022

artikel 338000023

artikel 338000024

artikel 338000025

artikel 338000026

artikel 338000027

artikel 338000028

artikel 338000029

artikel 338000030

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

psda 438000110

news-1701
footer
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

cuaca 898100156

cuaca 898100157

cuaca 898100158

cuaca 898100159

cuaca 898100160

cuaca 898100161

cuaca 898100162

cuaca 898100163

cuaca 898100164

cuaca 898100165

cuaca 898100166

cuaca 898100167

cuaca 898100168

cuaca 898100169

cuaca 898100170

cuaca 898100171

cuaca 898100172

cuaca 898100173

cuaca 898100174

cuaca 898100175

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

article 710000181

article 710000182

article 710000183

article 710000184

article 710000185

article 710000186

article 710000187

article 710000188

article 710000189

article 710000190

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

article 710000201

article 710000202

article 710000203

article 710000204

article 710000205

article 710000206

article 710000207

article 710000208

article 710000209

article 710000210

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

artikel 338000001

artikel 338000002

artikel 338000003

artikel 338000004

artikel 338000005

artikel 338000006

artikel 338000007

artikel 338000008

artikel 338000009

artikel 338000010

artikel 338000011

artikel 338000012

artikel 338000013

artikel 338000014

artikel 338000015

artikel 338000016

artikel 338000017

artikel 338000018

artikel 338000019

artikel 338000020

artikel 338000021

artikel 338000022

artikel 338000023

artikel 338000024

artikel 338000025

artikel 338000026

artikel 338000027

artikel 338000028

artikel 338000029

artikel 338000030

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

psda 438000110

news-1701