DIGITALPOS.com – Sosok Dilan yang selama ini dikenal sebagai remaja SMA penuh pesona, humor, dan gombalan khas, kini akan tampil dengan wajah yang sama sekali berbeda. Dalam film terbaru Dilan 1997 ITB, karakter ikonik ciptaan Pidi Baiq itu akan bertransformasi menjadi pria dewasa yang lebih matang, kompleks, dan penuh dinamika kehidupan.
Perubahan besar ini semakin menarik perhatian publik karena Dilan versi dewasa akan diperankan oleh Ariel NOAH, sosok yang selama ini lebih dikenal sebagai musisi papan atas. Kehadirannya tentu menghadirkan nuansa baru sekaligus tantangan besar, mengingat karakter Dilan sebelumnya telah begitu melekat di hati penonton melalui akting Iqbaal Ramadhan.
Dalam diskusi eksklusif di kanal Marapthon – The Last Tale yang tayang di YouTube YBRap, Kamis (2/4/2026) malam, Ariel yang akrab disapa Boril membuka cerita di balik proses panjangnya mendalami karakter Dilan versi dewasa.
Ia tak menampik bahwa membawakan karakter yang sudah sangat ikonik menjadi tekanan tersendiri. Namun, kekhawatiran itu perlahan mereda setelah ia memahami bahwa Dilan dalam film ini bukan lagi sosok remaja SMA, melainkan pribadi yang telah melewati berbagai fase kehidupan.
“Begitu dijelaskan bahwa ini Dilan yang sudah dewasa, sudah berubah karakternya, di situ gue mulai agak lebih lepas,” ungkap Ariel.
Selama hampir satu tahun, Ariel menjalani proses pendalaman karakter secara intens. Ia tidak hanya berusaha memahami sisi psikologis Dilan yang baru, tetapi juga menyesuaikan diri dengan pendekatan akting yang diterapkan oleh tim produksi. Baginya, tantangan terbesar bukan sekadar meniru sosok Dilan lama, melainkan menciptakan interpretasi baru yang tetap terasa autentik.
Ia menambahkan, karakter Dilan yang sebelumnya diperankan dengan sangat kuat oleh Iqbaal telah “mengakar” di benak penonton. Hal itulah yang sempat menjadi beban awal. Namun, perubahan latar cerita dan usia karakter membuatnya memiliki ruang untuk bereksplorasi.
“Awalnya pasti berat, karena Dilan yang lama itu sudah sangat melekat. Tapi ketika tahu ceritanya berubah jauh, itu bikin gue bisa lebih lepas untuk membangun karakter sendiri,” jelasnya.
Keputusan Ariel untuk menerima peran ini pun bukan tanpa pertimbangan. Ia menyebutnya sebagai tantangan besar dalam perjalanan kariernya bahkan bisa dibilang sebagai salah satu peran paling berisiko sekaligus paling menarik yang pernah ia ambil.
Film Dilan 1997 ITB sendiri digadang-gadang akan menghadirkan perspektif yang lebih dewasa dan realistis. Penonton diajak melihat sisi lain dari Dilan yang dulu dikenal sebagai “panglima tempur” kini dalam fase kehidupan sebagai mahasiswa di Institut Teknologi Bandung, dengan berbagai konflik, pencarian jati diri, hingga dinamika hubungan yang lebih kompleks.
Dengan pendekatan cerita yang lebih matang dan pemeran utama yang membawa interpretasi baru, film ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi para penggemar setia Dilan maupun penonton baru.
Rencananya, Dilan 1997 ITB akan resmi tayang di bioskop pada 30 April mendatang, dan menjadi salah satu film yang paling dinantikan tahun ini. (*)











