DIGTALPOS.com, Bontang – Kota Bontang memiliki Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) yang paling tinggi se-Kalimantan Timur.
Sayangnya Asosiasi Tenaga Perpustakaan Seluruh Indonesia (ATPUSI) Bontang, terbilang kalah langkah dari daerah tetangga, tepatnya Kabupaten Berau.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Perpustakaan, Indra Nopika Wijaya, mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang, Retno Febriaryanti.
“Kita itu masih satu langkah ketinggalan dengan Kabupaten Berau, Berau ATPUSI-nya sudah luar biasa,” ungkap Indra saat ditemui di Ruang Multimedia DPK Bontang, belum lama ini.
Hal tersebut, jelas Indra, berimbas pada kondisi perpustakaannya yang lebih maju, sebab didukung oleh keaktifan ATPUSI.
“Kegiatannya banyak, bahkan kegiatan inklusi sosialnnya juga jalan oleh ATPUSI Berau itu,” kata dia.

Sementara itu, lanjut Indra, untuk Bontang sendiri ATPUSI baru dibentuk pada saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Yogyakarta pada Bulan Mei 2024.
Kendati Bontang kalah satu langkah soal ATPUSI, namun IPLM dan TGM masih ada di tangan Kota Taman (sebutan Bontang).
Indra menyebut hal tersebut bisa terjadi karena 2 faktor. Yang pertama karena Tim Kabupaten Berau kurang lengkap memberikan data yang dibutuhkan, atau karena luasnya wilayah Berau dibandingkan Bontang.
“Karena kan sampai ke pasar-pasar juga data-datanya itu. Misalnya masyarakat yang ada di pasar pernah baca buku berapa, judulnya apa, nah yang gitu-gitu,” ungkap dia.
Mungkin saja, kata dia, tenaga lapangan yang melakukan pendataan tersebut tidak bekerja secara optimal, “Mungkin ada di situnya juga,” tandas dia. (Adv)













