DIGTALPOS.com, Samarinda – Proyeksi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi sorotan serius di lingkungan DPRD. Menyusul kabar bahwa anggaran tahun 2026 diperkirakan hanya mencapai sekitar Rp 18,5 triliun menurun dari kisaran Rp 20 hingga 22 triliun di tahun-tahun sebelumnya anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk aktif melobi pemerintah pusat guna menutupi kekurangan dana, khususnya bagi pembangunan di wilayah perbatasan.
Wilayah perbatasan Kaltim dengan Malaysia memang telah lama menjadi fokus pembangunan strategis. Namun, kondisi geografis yang sulit serta infrastruktur yang masih terbatas membuat kawasan ini memerlukan suntikan anggaran yang jauh lebih besar dari kapasitas fiskal daerah.
“Pembangunan di perbatasan tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Ini kawasan yang strategis secara nasional, maka perlu dukungan dari pemerintah pusat,” kata Subandi, Rabu (2/6/2025).
Ia menilai sinergi antara legislatif dan eksekutif provinsi harus diperkuat untuk mengatasi tantangan pembiayaan. Komisi III, menurutnya, siap menjalin kerja sama erat dengan Pemprov Kaltim dalam mengajukan usulan pendanaan melalui skema APBN.
“Ini bukan pekerjaan kecil. Butuh upaya besar dan anggaran besar pula. Kami siap mendukung Pemprov dalam menyusun proposal dan berkomunikasi dengan kementerian terkait,” tegasnya.
Subandi juga menegaskan pentingnya peran aktif Gubernur Kaltim dalam memimpin upaya lobi ke Jakarta. Menurutnya, hanya dengan komunikasi politik dan administrasi yang kuat ke pusat, harapan untuk mendapatkan tambahan dana bisa terwujud.
“Kita perlu langkah konkret dari gubernur dan jajaran, untuk memastikan daerah kita tidak tertinggal hanya karena keterbatasan dana,” tandasnya.
Dengan semakin menurunnya kapasitas fiskal daerah, dorongan untuk mendapatkan bantuan dari pusat menjadi semakin mendesak. Jika tidak, pembangunan di kawasan strategis seperti perbatasan dikhawatirkan akan terhambat dan memperlambat pemerataan pembangunan di Kaltim. (Adv)













