Perjuangan DPK Dampingi Perpustakaan Berbuah Manis

Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti (tengah) berfoto bersama dengan salah satu pengurus perpustakaan yang menerima sertifikat akreditasi dari Perpusnas RI (ist)

DIGTALPOS.com, Bontang – Perjuangan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang dalam melakukan pendampingan kepada belasan perpustakaan lain berbuah manis, dengan terbitnya 10 sertifikat akreditasi dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Dikemukakan Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti, pada tahun ini pihaknya telah melakukan pendampingan serta monitoring dan evaluasi (monev) kepada perpustakaan yang ada di Kota Bontang, dalam rangka persiapan akreditasi perpustakaan. Sejauh ini sudah ada 16 perpustakaan yang difasilitasi untuk pengajuan akreditasi perpustakaan, dan 10 diantaranya menerima sertifikat akreditasi.

“4 perpustakaan masih proses rapat pleno oleh tim penilai, dan 2 perpustakaan mengundurkan diri,” ucap Retno kepada media ini, Kamis (21/7/2022).

Penyerahan sertifikat tersebut, diserahkan langsung oleh Kepala DPK Provinsi Kalimantan Timur M Syafranuddin, di Gedung DPK Bontang, Jalan HM Ardans, Kelurahan Satimpo, Bontang Selatan, Kamis (21/7/2022).

Berikut daftar perpustakaan yang memperoleh sertifikat akreditasi :

  1. Perpustakaan SD Negeri 001 Bontang Selatan, Akreditasi A.
  2. Perpustakaan “Lentera Alam” SD Alam Baiturrahman Bontang, Akreditasi A.
  3. Perpustakaan “Cakrawala Ilmu” SD IT Yabis  Bontang, Akreditasi A.
  4. Perpustakaan “Lentera Pustaka” SD Negeri 003 Bontang Utara, Akreditasi A.
  5. Perpustakaan “Juara” SD Negeri 001 Bontang Utara, Akreditasi A.
  6. Perpustakaan “Kusuma” SD Negeri 004 Bontang Utara, Akreditasi B.
  7. Perpustakaan “Cerdas” SD Negeri 005 Bontang Selatan, Akreditasi B.
  8. Perpustakaan SD Negeri 006 Bontang Utara, Akreditasi A.
  9. Perpustakaan “Kharisma” SMA Negeri 3 Bontang, Akreditasi B.
  10. Perpustakaan Umum “Pubertas” Kelurahan Berbas Pantai, Akreditasi A.

Adapun untuk ke empat perpustakaan yang masih menunggu penilaian ialah:

  1. Perpustakaan SDN 003 Bontang Selatan.
  2. Perpustakaan SDN 004 Bontang Utara,
  3. Perpustakaan SDN 007 Bontang Utara
  4. Perpustakaan Kelurahan Gunung Elai.

Sedangkan 2 perpustakaan yang mengundurkan diri ialah Perpustakaan Kelurahan Kanaan serta Perpustakaan SD Negeri 002 Bontang Utara.

Retno menambahkan, keberadaan perpustakaan memiliki peran penting dalam membantu mencerdasakan kehidupan bangsa, sebab itu perpustakaan harus memberikan pelayanan prima kepada pemustaka, dengan berpedoman pada Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Dan penerapan SNP dilakukan melalui kegiatan akreditasi perpustakaan.

“Melalui akreditasi ini, perpustakaan tersebut dianggap sudah layak dan memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan pengelolaan perpustakaan,” pungkasnya. (adv)