DIGITALPOS.com, Bontang – Suasana reses Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad, di kawasan Jalan Imam Bonjol berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Bertempat di Kantor Gelora, pertemuan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini dirasakan langsung di lingkungan mereka.
Tak sekadar forum seremonial, reses kali ini benar-benar dimanfaatkan warga untuk menyuarakan kebutuhan mendasar. Mulai dari peningkatan keamanan lingkungan, pelayanan kesehatan, hingga infrastruktur dasar menjadi topik utama yang mencuat dalam dialog tersebut.
Salah satu usulan yang paling banyak disoroti adalah pemasangan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV). Warga dari RT 40 hingga RT 42, termasuk wilayah perbatasan dengan Gunung Elai, menilai keberadaan CCTV sangat penting untuk meminimalisir potensi tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Dengan adanya CCTV, kami berharap keamanan lingkungan bisa lebih terjaga. Setidaknya bisa menjadi langkah pencegahan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap salah seorang warga dalam forum tersebut.
Selain aspek keamanan, perhatian warga juga tertuju pada peningkatan sarana dan prasarana posyandu. Mereka menginginkan adanya perbaikan fasilitas, termasuk penambahan alat permainan edukatif bagi anak usia dini (PAUD). Menurut warga, posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Fasilitas yang memadai dinilai akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan, terutama dalam pemantauan kesehatan balita dan edukasi bagi para orang tua.
Di sisi lain, persoalan drainase dan kondisi jalan turut menjadi keluhan yang tak kalah penting. Warga mengungkapkan bahwa saluran air yang belum optimal kerap menyebabkan genangan saat hujan turun. Kondisi tersebut tidak hanya merusak badan jalan, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Arfian Arsyad menyatakan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan setiap usulan yang disampaikan warga. Ia menegaskan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, seperti keamanan lingkungan dan pelayanan kesehatan, merupakan prioritas yang harus segera ditindaklanjuti.
“Semua masukan ini akan kami bawa dan bahas bersama pemerintah daerah. Kami ingin setiap usulan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas,” ujar Arfian.
Ia juga berharap, dengan adanya penambahan fasilitas seperti CCTV, perbaikan posyandu, serta pembenahan infrastruktur, kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut dapat meningkat secara signifikan.
Reses ini menjadi bukti bahwa partisipasi aktif warga sangat penting dalam proses pembangunan. Melalui dialog terbuka seperti ini, kebutuhan riil masyarakat dapat terserap dengan lebih baik, sehingga kebijakan yang dihasilkan pun lebih tepat sasaran. (Adv)













