DIGTALPOS.com, Bontang – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Usman, menghadiri Forum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), di Balikpapan, mulai tanggal 3 Juni hingga 4 Juni 2024.
Ia menyebutkan, forum ini untuk membahas tentang knowledge management forum, kelompok kerja (Pokja) perubahan iklim, serta water management forum.
Usman mengungkapkan, forum tersebut bertujuan untuk optimalisasi penataan ruang, pengelolaan air dan aksi adaptasi perubahan iklim untuk pengendalian bencana hidrometeorologi.
“Bencana hidrometeorologi itu berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, gelombang pasang, dan kekeringan,” sebutnya.
Usman bersama peserta lain melakukan diskusi, dalam penanganan dan rekomendasi perbaikan kebijakan penanganan bencana hidrometeorologi.
Ia menjelaskan, harus ada mitigasi terhadap perubahan iklim dan bencana, yang mencakup upaya proteksi, adaptasi, dan relokasi.
“Sebenarnya dibutuhkan penyusunan rencana tata ruang yang sesuai manfaatnya, serta perlunya koordinasi dan kerjasama semua stakeholder di kota,” tambahnya.
Lebih lanjut, untuk tanggal 4 Juni, Ia melakukan kunjungan lapangan ke Mangrove Graha indah, Kampung Iklim Batu Ampar, Bendungan Sepaku Semoi, dan Intake Sepaku – IKN. (Adv)













