DIGTALPOS.com, Kutim, Kalimantan Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Mulyana, mengungkapkan keprihatinannya terhadap korban kebakaran dan banjir yang belum mendapatkan rumah layak huni (RLH). Ia menekankan perlunya perhatian lebih dari pemerintah daerah agar program RLH bisa menjangkau daerah-daerah pelosok yang juga terdampak bencana.
Mulyana menggarisbawahi pentingnya mengutamakan korban bencana dalam penyaluran RLH. “Korban kebakaran dan banjir yang telah kehilangan segalanya seharusnya menjadi prioritas utama. Program RLH diharapkan bisa meringankan beban mereka,” kata Mulyana, belum lama ini.
Kendati Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutim baru saja meluncurkan 100 unit RLH, sayangnya program ini hanya difokuskan pada dua kecamatan, yakni Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Mulyana menyarankan agar perhatian tidak hanya terpusat di wilayah kota.
“Wilayah pelosok juga perlu diperhatikan dan bahkan harus diprioritaskan. Jangan sampai warga di daerah terpencil yang juga kehilangan tempat tinggal terabaikan,” tambahnya.
Anggota Komisi C DPRD Kutim ini menegaskan pentingnya distribusi RLH secara merata hingga ke seluruh pelosok Kutai Timur.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, Mulyana meminta agar pendataan dilakukan secara menyeluruh, mencakup semua wilayah dari pusat pemerintahan hingga daerah terpencil. “Pendataan ini penting agar setiap masyarakat mendapatkan perlakuan yang adil dan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, diharapkan setiap korban bencana di Kutai Timur bisa mendapatkan rumah yang layak dan mendukung pemulihan pasca-bencana dengan lebih efektif. (Adv)













