DIGTALPOS.com – Timnas Meksiko memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri di Stadion Azteca, Mexico City, El Tri sukses menundukkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 pada laga pembuka Grup A, Kamis (11/6/2026) waktu setempat atau Jumat (12/6/2026) dini hari WIB.
Pertandingan yang menjadi pembuka pesta sepak bola terbesar dunia itu berlangsung panas sejak menit awal. Selain menghadirkan dua gol untuk tuan rumah, laga juga diwarnai tiga kartu merah yang membuat duel berlangsung penuh tensi hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membawa Meksiko meraih tiga poin perdana sekaligus memuncaki klasemen sementara Grup A. Sementara Afrika Selatan harus pulang tanpa poin setelah menyelesaikan pertandingan hanya dengan sembilan pemain.
Meksiko langsung menunjukkan ambisinya sejak kick-off. Baru sembilan menit pertandingan berjalan, publik Azteca sudah bergemuruh setelah Julian Quinones mencatatkan namanya sebagai pencetak gol pertama Piala Dunia 2026.
Gol tersebut berawal dari keberhasilan Erik Lira merebut bola dari penguasaan pemain Afrika Selatan di area berbahaya. Bola liar kemudian jatuh ke kaki Quinones yang tanpa berpikir panjang langsung melepaskan tembakan ke arah gawang.
Sepakannya sukses menembus kolong kaki kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams, dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Gol cepat itu tak hanya memberikan keunggulan bagi Meksiko, tetapi juga mencatatkan rekor tersendiri. Gol Quinones menjadi gol tercepat yang tercipta dalam laga pembuka Piala Dunia sejak edisi 2006 di Jerman, ketika Philipp Lahm menjebol gawang Kosta Rika pada menit keenam.
Unggul lebih dulu membuat Meksiko semakin percaya diri menguasai permainan. Tim asuhan Javier Aguirre mendominasi penguasaan bola dan beberapa kali mengancam pertahanan Afrika Selatan. Namun hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan.
Memasuki paruh kedua, pertandingan mulai memanas. Pada menit ke-49, bek Afrika Selatan Sphephelo “Yaya” Sithole melakukan pelanggaran terhadap Brian Gutierrez yang sedang berada dalam posisi berbahaya menuju gawang.
Setelah mempertimbangkan situasi sebagai peluang emas terakhir sebelum mencetak gol, wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung untuk Sithole. Afrika Selatan pun harus bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Meksiko. Meski tendangan bebas Raul Jimenez usai insiden kartu merah tersebut masih membentur pagar betis lawan, tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil.
Pada menit ke-67, Raul Jimenez berhasil menggandakan keunggulan tuan rumah. Penyerang berpengalaman itu sukses menanduk bola hasil umpan silang dari sisi kanan lapangan yang gagal diantisipasi lini belakang Afrika Selatan.
Gol tersebut membuat stadion kembali bergemuruh dan mengubah skor menjadi 2-0.
Setelah mencetak gol, Jimenez hampir saja menambah koleksi golnya. Namun upayanya saat melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti berhasil digagalkan oleh bek Afrika Selatan, Nkosinathi Sibisi.
Petaka bagi Afrika Selatan kembali datang menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-84, Themba Zwane juga mendapat kartu merah langsung setelah tinjauan VAR menunjukkan dirinya melakukan tindakan memukul wajah Roberto Alvarado saat berusaha melepaskan diri dari penjagaan.
Keputusan itu membuat Afrika Selatan harus menyelesaikan sisa pertandingan hanya dengan sembilan pemain.
Meski demikian, drama belum berakhir. Pada masa injury time, Meksiko juga kehilangan satu pemain setelah Cesar Montes mendapat kartu merah langsung pada menit 90+2.
Bek Meksiko itu dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap Khuliso Mudau yang berpotensi menciptakan peluang mencetak gol bagi Afrika Selatan. Akibatnya, Meksiko juga harus bermain dengan 10 orang pada menit-menit akhir laga.
Kendati pertandingan berlangsung keras dan penuh kontroversi, Meksiko mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan 2-0 pun menjadi modal berharga bagi tuan rumah untuk menatap pertandingan berikutnya di fase grup.
Laga ini sekaligus tercatat dalam sejarah sebagai pertandingan pertama Piala Dunia 2026 yang menghasilkan tiga kartu merah dalam satu pertandingan, menegaskan tingginya tensi sejak hari pertama turnamen berlangsung.
Dengan performa meyakinkan di laga pembuka, Meksiko kini berada di posisi teratas Grup A dan mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaingnya bahwa mereka siap berbicara banyak di hadapan publik sendiri pada ajang Piala Dunia 2026. (*)













