DIGTALPOS.com – Crystal Palace akhirnya menorehkan sejarah manis di kompetisi Eropa. Klub asal Inggris tersebut sukses meraih gelar UEFA Conference League usai menundukkan Rayo Vallecano dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Red Bull Arena Leipzig, Kamis (28/5) dini hari WIB.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi The Eagles karena merupakan trofi Eropa pertama sepanjang perjalanan klub. Atmosfer final berlangsung panas dan penuh tensi sejak menit awal pertandingan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung tampil terbuka. Crystal Palace mencoba mengambil inisiatif serangan melalui kecepatan lini depan mereka, sementara Rayo Vallecano tampil disiplin sambil mengandalkan serangan balik cepat.
Kendati kedua tim bermain agresif, rapatnya pertahanan membuat peluang berbahaya sulit tercipta sepanjang babak pertama. Crystal Palace beberapa kali mencoba membongkar lini belakang lawan lewat kombinasi permainan cepat dari sisi sayap, namun penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Di sisi lain, Rayo Vallecano juga memberikan ancaman melalui pergerakan Jorge de Frutos dan Isi Palazon. Namun kokohnya pertahanan Palace yang dikawal Maxence Lacroix dan Chadi Riad membuat upaya klub Spanyol itu selalu kandas. Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Crystal Palace tampil lebih berani menekan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-51 ketika Jean-Philippe Mateta berhasil memecah kebuntuan dan membawa Palace unggul 1-0.
Gol tersebut bermula dari pergerakan Adam Wharton di luar kotak penalti. Gelandang muda Palace itu melepaskan tembakan keras dari jarak jauh yang sempat ditepis kiper Rayo Vallecano, Augusto Batalla.
Namun bola muntah jatuh tepat di hadapan Mateta. Penyerang asal Prancis itu tanpa kesulitan langsung menyambar bola ke dalam gawang dan membuat para pendukung Crystal Palace bersorak merayakan keunggulan.
Gol Mateta menjadi titik balik pertandingan. Setelah tertinggal, Rayo Vallecano meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyeimbang. Pelatih Rayo melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor di lini depan.
Alemao dan Jorge de Frutos beberapa kali mencoba membahayakan pertahanan Palace, namun Dean Henderson tampil sigap di bawah mistar gawang. Penampilan disiplin lini belakang Crystal Palace juga membuat Rayo kesulitan menciptakan peluang bersih.
Meski sudah unggul, Crystal Palace tidak memilih bermain terlalu defensif. Tim asal London tersebut tetap berusaha menjaga penguasaan bola dan sesekali melancarkan tekanan balik untuk mengganggu ritme permainan lawan.
Pada menit-menit akhir pertandingan, Rayo Vallecano terus menggempur pertahanan Palace. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Crystal Palace.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian terbesar Crystal Palace di pentas Eropa. Trofi UEFA Conference League sekaligus menjadi hadiah manis bagi para pendukung setia The Eagles yang selama ini menantikan momen bersejarah tersebut.
Susunan Pemain
Crystal Palace (3-4-3):
Dean Henderson; Chadi Riad, Maxence Lacroix, Jaydee Canvot; Daniel Munoz, Adam Wharton, Daichi Kamada, Tyrick Mitchell; Ismaila Sarr, Jean-Philippe Mateta (Larsen 76), Yeremy Pino (Guessand 80).
Rayo Vallecano (4-2-3-1):
Augusto Batalla; Andrei Ratiu, Florian Lejeune, Pathe Ciss, Pep Chavaria; Oscar Valentin (Mendy 63), Unai Lopez (Diaz 62); Jorge de Frutos (Camello 70), Isi Palazon (Akhomach 77), Andre Garcia (Espino 70); Alemao.













