DIGTALPOS.com, Bontang – Belum lama ini, beberapa pedagang yang menempati gedung baru Pasar Citra Mas Loktuan, Bontang Utara, Kalimantan Timur, melontarkan berbagai keluhan, mulai dari lahan parkir, los ikan, los kelapa parut, hingga pembuangan Ipal.
Kepala UPT Pasar Kota Bontang, Andi Parenrengi mengatakan, saat ini pihaknya telah menampung apa yang menjadi keluhan pedagang. Ia mengupayakan akan memenuhi tuntutan para pedagang di anggaran perubahan 2022 mendatang, seperti pembuatan tempat parkir dan akses jalan.
“Kami juga siap menerima usulan pedagang, semua permintaan pedagang kami usahakan terealisasi di 2022 ini, sedangkan untuk antisipasi banjir di RT 46 akan langsung ditangani oleh Dinas PUPRK,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (18/8/2022).
Selain itu, pedagang ikan yang minta untuk pindah di luar pun akan segera direalisasikan. Perencanaannya akan dimulai di perubahan sedangkan kegiatannya di 2023.
Untuk Ipal, UPT Pasar berencana akan membangun bak penampungan sementara, kemudian nanti disedot ke menuju Ipal. Usai ini terealisasi, katanya, baru ke pedagang kelapa.
“Pelan-pelan akan kita lakukan perbaikan. Saya akui memang pasar ini semrawut, tapi kami akan berbenah dan menata supaya bisa menjadi pasar sehat dan ber SNI. Prosesnya memang butuh waktu, tidak sama dengan swasta ketika ada uang ada bahan langsung bisa membangun. Kalau pemerintah tidak seperti itu. Semua butuh proses administrasi karena berdampak ke hukum nantinya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kepada forum pedagang dan asosiasi bisa membantu UPT untuk terus memberikan sosialisasi ke penjual ikan yang nantinya akan pindah.
“Saya mendengar ada yang tidak mau pindah. Kita percayakan kepada asosiasi untuk melakukan komunikasi serta meyakinkan mereka (pedagang ikan) bahwa kita pindah bersama jangan sampai ada yang tinggal. Pedagang dan UPT Pasar harus bersinergi menerima kami dengan keterbatasan yang kami miliki saat ini,” pungkasnya. (adv)













