DIGTALPOS.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memperkuat sistem tata kelola pemerintahan berbasis data dan teknologi digital. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025 yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, Kamis (13/11/2025).
Mewakili Wali Kota Bontang, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dasuki, menjelaskan bahwa Pemkot kini tengah mendorong percepatan digitalisasi dalam penyusunan laporan kinerja daerah. Menurutnya, pengelolaan data secara digital tidak hanya mempercepat proses pelaporan, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akurasi informasi.
“Seluruh perangkat daerah harus mulai menyesuaikan diri dengan sistem pelaporan berbasis digital. Ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang lebih terbuka dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, LPPD bukan sekadar laporan rutin tahunan, tetapi merupakan tolok ukur utama bagi pemerintah pusat dalam menilai keberhasilan daerah dalam menjalankan urusan pemerintahan. Oleh sebab itu, setiap data dan indikator yang dilaporkan harus valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, masih terdapat tantangan dalam hal keseragaman pemahaman dan kualitas input data antar perangkat daerah. Melalui sosialisasi ini, Pemkot ingin memastikan setiap OPD memiliki pemahaman yang sama dalam penyusunan indikator kinerja kunci (IKK) dan pengukuran capaian program pembangunan.
“Kalau data yang disampaikan tidak akurat, maka penilaian terhadap kinerja daerah bisa tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Inilah pentingnya sinkronisasi antar-OPD,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam penyusunan laporan capaian urusan pemerintahan daerah, pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM), hingga indikator makro seperti kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi. Pemkot ingin memastikan setiap sektor pembangunan berjalan sesuai target RPJMD yang telah ditetapkan.
Dengan dorongan digitalisasi dan penyamaan persepsi antarperangkat daerah, Pemkot Bontang berharap penyusunan LPPD tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akurat.
“Kualitas laporan yang baik adalah cermin pemerintahan yang profesional dan siap menghadapi era transformasi digital menuju Bontang sebagai kota industri dan jasa yang berdaya saing,” tutupnya. (Adv)













