DIGTALPOS.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi. Hal ini terlihat dari kehadiran Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang secara resmi membuka Turnamen Pickleball Bontang Championship 2025, di Lapangan Tenis Bessai Berinta, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan tersebut tak sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara Pemkot, komunitas olahraga, dan masyarakat dalam memperkuat semangat sportivitas serta gaya hidup sehat.
Acara ini dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 Enggang Perkasa Pickleball Club (EP2C) dan dihadiri oleh berbagai pejabat, mulai dari Ketua DPRD Bontang sekaligus Ketua IPF Kaltim Andi Faizal Sofyan Hasdam, hingga perwakilan Kodim 0908, Polres Bontang, dan Kejaksaan Negeri Bontang.
Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan olahraga pickleball di Bontang. Menurutnya, olahraga bukan hanya sarana rekreasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun karakter dan kebersamaan masyarakat.
“Turnamen seperti ini bukan hanya untuk prestasi, tapi juga memperkuat silaturahmi dan semangat hidup sehat di kalangan warga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Neni menegaskan bahwa pembangunan olahraga di Bontang sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan kota industri yang berkelanjutan, maju, dan bersih. Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah program strategis Pemkot, seperti kerja sama waste-to-energy senilai 10,9 juta USD dengan Jeju, Korea Selatan, serta rencana pembangunan industri Soda Ash yang diproyeksikan menyerap 1.000 tenaga kerja lokal.
“Kita semua harus berkolaborasi mewujudkan Bontang yang bersih, maju, dan berdaya saing. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Di sela kegiatan, ia turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lapangan dan lingkungan dengan menerapkan gerakan GESIT (Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku). Menurutnya, sportivitas dan kebersihan merupakan dua nilai penting yang harus berjalan beriringan dalam setiap kegiatan masyarakat.
Ketua IPF Kota Bontang, Rustam, menyambut baik perhatian Pemkot terhadap pengembangan olahraga pickleball. Ia berharap dukungan pemerintah dapat terus berlanjut melalui pembangunan fasilitas olahraga, termasuk rencana delapan lapangan pickleball permanen.
“Semangat Pemkot menjadi inspirasi bagi klub dan atlet muda untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bontang menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai penggerak kolaborasi lintas sektor – menggabungkan olahraga, kebersihan, dan pembangunan ekonomi dalam satu visi besar menuju Bontang yang sehat, berdaya, dan berkelanjutan. (Adv)













