DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Suasana Ramadan yang kian mendekati akhir selalu menghadirkan kerinduan yang sama bagi banyak orang pulang ke kampung halaman. Di Kutai Timur, tradisi mudik Lebaran menjadi momen yang dinanti-nanti warga untuk berkumpul kembali bersama keluarga setelah sekian lama berpisah.
Namun di balik euforia perjalanan pulang itu, ada satu hal yang tak boleh diabaikan keamanan dan keselamatan selama meninggalkan rumah serta dalam perjalanan.
Hal inilah yang menjadi perhatian Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Dari ruang kerjanya di Kantor Bupati Kutim, ia menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna kepada masyarakat yang bersiap mudik pada Lebaran 1447 Hijriah.
Bagi Ardiansyah, kebahagiaan merayakan Idulfitri di kampung halaman seharusnya tidak dibayangi rasa khawatir terhadap rumah yang ditinggalkan ataupun risiko di perjalanan.
“Saya mengimbau bagi masyarakat yang ingin mudik atau bepergian dalam rangka silaturahmi Lebaran, hal pertama yang harus diperhatikan adalah keamanan tempat tinggal atau rumah. Pastikan semuanya dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan,” ucap Adriansyah, belum lama ini.
Menurutnya, ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian para pemudik. Salah satunya adalah memastikan rumah dalam kondisi aman. Hal-hal sederhana seperti mematikan kompor, mencabut aliran listrik yang tidak diperlukan, serta memastikan pintu dan jendela terkunci rapat bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran atau pencurian.
Selain rumah, kesiapan kendaraan juga menjadi perhatian utama. Ardiansyah mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru berangkat tanpa melakukan pengecekan kendaraan terlebih dahulu.
Mesin, sistem pengereman, hingga lampu kendaraan perlu dipastikan berfungsi dengan baik, terlebih bagi warga yang akan menempuh perjalanan jauh melalui jalur lintas Kalimantan yang dikenal memiliki medan cukup menantang.
Tak kalah penting adalah kondisi fisik pengemudi. Bupati menekankan bahwa perjalanan panjang membutuhkan konsentrasi tinggi dan tubuh yang prima.
“Pastikan Anda dalam kondisi sehat. Perjalanan jauh memerlukan konsentrasi tinggi,” pesannya.
Untuk membantu para pemudik, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama aparat keamanan telah menyiagakan sejumlah posko di sepanjang jalur utama. Posko tersebut disiapkan sebagai tempat istirahat sekaligus pusat layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Ardiansyah pun mengingatkan para pengendara agar tidak memaksakan diri jika merasa lelah. “Manfaatkan pos-pos yang ada di sepanjang jalan yang telah disiapkan oleh pemerintah. Fasilitas ini ada untuk melayani dan memastikan Anda sampai di tujuan dengan selamat,” tegasnya.
Di penghujung pesannya, Ardiansyah menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat Kutai Timur. Ia berharap perjalanan mudik tahun ini membawa kebahagiaan sekaligus keselamatan bagi setiap warga yang pulang kampung.
“Selamat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah bagi seluruh umat Muslim. Semoga perjalanan mudik membawa kebahagiaan dan keselamatan hingga kembali lagi ke Kutim,” pungkasnya.
Imbauan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian pengamanan terpadu dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026, yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kecelakaan selama masa libur Lebaran.
Bagi ribuan warga Kutai Timur yang bersiap menempuh perjalanan jauh, pesan sederhana itu menjadi pengingat, mudik bukan hanya soal sampai di kampung halaman, tetapi juga tentang pulang dan kembali dengan selamat. (*)













