BPBD Pastikan Sebaran Gas Sulfur Gunung Ruang Tak Sampai di Bontang

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bontang, Eko Mashudi (ist)

DIGTALPOS.com, Bontang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang memastikan sebaran gas sulfur (SO2) hasil letusan Gunung Ruang, Sulawesi Utara, tak sampai ke Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Erupsi eksplosif Gunung Ruang pada 16 April 2024 lalu menyebabkan masyarakat khawatir terpapar bahaya letusan gunung berapi. Hal ini disebabkan karena semburan abu vulkanik yang mencapai 2.000 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Eko Mashudi menyebutkan, pihaknya telah berkonsultasi dengan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hasilnya, semua tak perlu khawatir karena gas tersebut tak mengarah ke Kota Taman (sebutan Bontang).

“Tak ada yang perlu dikhawatirkan, karena gas tersebut tidak bergerak ke arah Bontang,” ujarnya saat dihubungi, Jum’at (10/5/2024).

Eko menyebut, pihaknya pasti akan melakukan imbauan, jika gas SO2 masuk ke wilayah Bontang. Menurutnya, Bontang juga menghasilkan SO2. Namun, itu diperoleh dari aktivitas perusahaan.

“Di bundaran sintuk itu ada alat ukurnya, tapi itu masih dalam batas normal,” jelasnya.

Eko mengungkapkan, masyarakat hanya perlu berhati-hati dan tetap menjaga kesehatan masing-masing. (ADV)

Penulis: SdahEditor: Redaksi