DIGTALPOS.com, Bontang – Pemerintah berencana untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk pembelian minyak goreng curah.
Wacana ini digulirkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Namun rencana tersebut tampaknya masih belum dapat berlaku di Kota Bontang.
Kepala Bidang Perdagangan Diskop-UKMP Kota Bontang Nur Hidayah mengaku belum mengetahui mendalam prihal wacana tersebut.
“Kalau ada instruksi melalui surat edaran mungkin kami yang di daerah bisa tindak lanjuti. Misalnya petunjuk teknisnya yang akan disosialisasikan,” kata Nur Hidayah saat ditemui belum lama ini.
Kata dia, rencana penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan ditindaklanjuti jika telah menerima Surat Edaran (SE) dari Pemerinta Pusat.
“Sejauh ini kami belum terima SE nya jadi belum bisa kami terapkan,” terangnya.
Nur Hidayah menambahkan, pasokan minyak goreng di Bontang terpantau aman. Terlebih belakangan ini telah banyak pengecer minyak goreng curah.
“Pasokan aman, tidak ada kelangkaan yang terjadi untuk saat ini,” ucapnya.
Terkait harga jual, ia mengaku masih mengikuti anjuran pemerintah sesuai HET, dengan harga Rp14 ribu per liter, atau Rp 15.500 per kilogram. (adv)













