DIGTALPOS.com, Bontang – Hujan kembali mengguyur Kota Bontang, Kalimantan Timur, Senin (28/9/2026). Hujan turun dalam dua waktu berbeda, yakni sejak pagi hingga kembali terjadi menjelang siang.
Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat setelah Bontang sebelumnya mengalami cuaca panas dan relatif kering selama kurang lebih dua bulan.
Sehari sebelumnya, Minggu (27/9/2026), hujan juga sempat membasahi sejumlah wilayah Kota Taman (sebutan Bontang).
Pada Senin pagi, hujan mulai turun sekitar pukul 07.00 WITA dan berlangsung hingga sekitar pukul 08.00 WITA. Setelah sempat berhenti, hujan kembali turun sekitar pukul 11.30 WITA dengan intensitas ringan hingga sedang.
Turunnya hujan secara berulang dalam dua hari terakhir membuat kondisi cuaca di Bontang terasa lebih sejuk dibandingkan periode sebelumnya. Hujan juga berpotensi meningkatkan kelembapan tanah setelah beberapa pekan terakhir wilayah tersebut lebih banyak mengalami kondisi kering.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di sejumlah wilayah Bontang pada Senin didominasi udara kabur. Prakiraan tersebut mencakup tiga kecamatan, yakni Bontang Utara, Bontang Selatan, dan Bontang Barat.
Di Bontang Utara, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 23–31 derajat Celsius dengan kelembapan relatif 62–97 persen.
Kemudian di Bontang Selatan, suhu diprakirakan berkisar 23–31 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 63–98 persen. Sedangkan Bontang Barat diperkirakan memiliki suhu 23–31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan sekitar 64–98 persen.
Kondisi udara kabur tersebut masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. BMKG juga terus memantau perkembangan dinamika atmosfer karena kondisi cuaca dapat berubah dalam waktu relatif singkat.
Informasi peringatan dini maupun prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG bersifat dinamis dan dapat diperbarui mengikuti perkembangan kondisi atmosfer terkini. Sebab itu, masyarakat diimbau tak hanya mengandalkan satu informasi prakiraan, terutama ketika akan melakukan aktivitas di luar ruangan.
Dalam beberapa hari terakhir, hujan juga mulai terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Munculnya hujan di sejumlah daerah menunjukkan peluang peningkatan curah hujan setelah sebagian wilayah sebelumnya mengalami periode cuaca yang relatif kering.
Bagi masyarakat, turunnya hujan tentu menjadi kabar baik setelah menghadapi kondisi panas dan kering dalam beberapa pekan terakhir. Selain membantu meningkatkan kelembapan tanah, hujan juga dapat membantu mengurangi kondisi kering yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran lahan.
Kendati begitu, perubahan cuaca juga tetap perlu diantisipasi. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung cukup lama dapat memicu munculnya genangan di sejumlah titik, terutama pada wilayah dengan sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air dalam waktu singkat.
Masyarakat Bontang pun diimbau tetap memperhatikan informasi cuaca terbaru dari BMKG. Terlebih bagi warga yang memiliki aktivitas di luar ruangan, perjalanan menggunakan kendaraan, maupun kegiatan lainnya yang bergantung pada kondisi cuaca. (*)













