Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuki Perairan Indonesia, Dikawal Dua KRI Menuju Jakarta

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuki Perairan Indonesia, Dikawal Dua KRI Menuju Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 dikawal KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, saat memasuki perairan Indonesia. (Foto: Istimewa)

DIGTALPOS.com – Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 resmi memasuki wilayah perairan Indonesia setelah menempuh perjalanan panjang dari Italia. Kapal perang yang dihibahkan kepada TNI Angkatan Laut (AL) tersebut melintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I sebelum melanjutkan pelayaran menuju Jakarta.

Kedatangan Giuseppe Garibaldi di perairan Tanah Air mendapat pengawalan dari dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321. Ketiga kapal terlihat berlayar dalam satu formasi di perairan Bangka, Bangka Belitung, pada Kamis (17/9/2026).

Dalam sejumlah dokumentasi yang dirilis TNI AL, kapal dengan nomor lambung 551 itu berada di tengah formasi. KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 masing-masing berada di sisi kiri dan kanan, mengawal perjalanan kapal induk menuju Jakarta.

Dari udara, formasi tersebut terlihat cukup jelas. Jejak gelombang putih yang ditinggalkan ketiga kapal membentang di permukaan laut, sementara sejumlah unsur udara TNI AL turut terlibat dalam rangkaian penyambutan.

Selain dua fregat, TNI AL juga mengerahkan helikopter AS565 Panther serta pesawat CN-235 dan NC212 untuk mendukung kegiatan pengawalan. Kehadiran unsur laut dan udara tersebut menjadi bagian dari penyambutan kapal induk yang untuk pertama kalinya akan memperkuat armada TNI AL.

Sebelum memasuki perairan Indonesia, Giuseppe Garibaldi sempat bersandar di Sri Lanka. Kapal tersebut berangkat dari Italia dan dalam perjalanan sebelumnya juga mendapatkan pengawalan dari kapal perang Angkatan Laut Italia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta pada Jumat, 18 September 2026. Kapal kemudian diarahkan menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kedatangan kapal induk tersebut dijadwalkan disambut Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali.

Sejumlah pejabat tinggi TNI lainnya juga direncanakan hadir, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny.

TNI AL menyebut kedatangan Giuseppe Garibaldi menjadi bagian dari upaya penguatan kemampuan armada, terutama dalam mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Kapal tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai misi, termasuk penanggulangan bencana dan kegiatan kemanusiaan.

“ITS Giuseppe Garibaldi ke Tanah Air menjadi bagian penting dalam perjalanan penguatan kemampuan TNI AL dalam memperkuat Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan,” demikian keterangan Dispenal.

Sebelum diberangkatkan menuju Indonesia, TNI AL juga telah mengirim sekitar 100 personel ke Italia untuk mengikuti proses penjemputan dan persiapan pengoperasian kapal tersebut.

Setelah menempuh perjalanan lintas negara selama beberapa pekan, Giuseppe Garibaldi akhirnya memasuki wilayah Indonesia dan kemudian tiba di Jakarta pada Jumat (18/9/2026). Kapal tersebut selanjutnya menjadi bagian dari sejarah baru modernisasi dan pengembangan kekuatan maritim Indonesia. (*)